Orangan Sawah

Orangan Sawah

  • WpView
    Reads 325
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 4, 2018
Umar Rahman, seorang remaja SMP kelas 9 (atau kelas 3 SMP) yang berusia 17 tahunan pergi berlibur ke rumah Kakek dan Neneknya bersama Tari, kakaknya yang sudah SMA. Dirumah Kakek dan Neneknya, Umar selalu merasakan keanehan, seperti Orang-orangan sawah yang berbicara atau hidup.
All Rights Reserved
#409
ceritahoror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Midnight Rules (HARQEEL AU)
  • Mystro {On Going}
  • I CAN SEE " THEM "
  • BROKEN CRAZY LOVERRA
  • Ghost Doll
  • CERITA HOROR SEKOLAH
  • UJIAN
  • Romper Pared [END]

Ada bangunan tua di ujung Lerangjati. Berdiri sendirian, dikelilingi ladang ilalang dan hutan yang terlalu sunyi untuk sebuah siang hari. Warga desa menyebutnya "Sekolah Tengah Ladang"-tempat yang dulunya mansion milik keluarga terpandang, kini menjadi sekolah menengah pertama yang terpencil dan nyaris terlupakan. Tak ada yang benar-benar tahu sejarah lengkap bangunan itu. Yang orang-orang ingat hanyalah bisik-bisik samar: kabar tentang malam yang berubah menjadi kelam, tentang suara tembakan yang membelah sunyi, dan tentang darah yang pernah membasahi lantai marmernya. Tapi itu sudah puluhan tahun lalu. Kini tempat itu tampak seperti sekolah biasa, meski terlalu besar untuk jumlah murid yang sedikit. Dindingnya masih berdiri kokoh, meskipun waktu dan cuaca telah menggerogoti warna-warnanya. Jendela-jendelanya tinggi dan sepi. Pohon oak tua di belakang gedung masih tegak seperti dulu-menjulang, menyimpan sesuatu yang tak pernah bisa benar-benar mati. Dan suatu hari, seorang guru baru datang ke sana. Namanya Aqeela. Ia tidak tahu bahwa langkah kakinya menuju sekolah itu adalah awal dari sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar tugas mengajar. Ia tidak tahu bahwa masa lalunya tidak benar-benar terkubur. Bahwa ada jiwa yang masih menunggu dalam diam. Bahwa ada mata yang telah lama mengamati... dan tak pernah benar-benar pergi. Karena tidak semua yang hilang... bisa dilupakan. Dan tidak semua yang mati... bisa dilupakan. [Genre : Horror, Thriller, Mystery, Dark Romance. Genre lain? Akan di add sesuai alur cerita]

More details
WpActionLinkContent Guidelines