Orangan Sawah

Orangan Sawah

  • WpView
    MGA BUMASA 325
  • WpVote
    Mga Boto 82
  • WpPart
    Mga Parte 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, May 4, 2018
Umar Rahman, seorang remaja SMP kelas 9 (atau kelas 3 SMP) yang berusia 17 tahunan pergi berlibur ke rumah Kakek dan Neneknya bersama Tari, kakaknya yang sudah SMA. Dirumah Kakek dan Neneknya, Umar selalu merasakan keanehan, seperti Orang-orangan sawah yang berbicara atau hidup.
All Rights Reserved
#8
mistik
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Dolls of Death [TAMAT!]
  • Romper Pared [END]
  • Misteri di Balik Kabut Gunung Salak
  • I CAN SEE " THEM "
  • Midnight Rules (HARQEEL AU)
  • BROKEN CRAZY LOVERRA
  • Boneka Tua Pembawa Kutukan
  • Mystro {On Going}
  • Proyek 17: Korban yang Terpilih

⚠️DILARANG KERAS MENGCOPY CERITA SAYA⚠️ BELUM MEMASUKI TAHAP REVISI ‼️ Squel dari : Penghuni Lantai 4 (bisa dibaca terpisah) Namanya Audrey, Audrey Victoria Roderick. Anak ke 4 dari 6 bersaudara. Perempuan yang memiliki tipikal cuek, masa bodo dengan sopan santun, anak yang tidak pernah peduli dengan aturan. Ah! Aku yakin, sebagian dari kalian pasti sudah mengenalnya. Kalian akan bertemu dengan Kayla. Adik perempuan Audrey, sekaligus anak terakhir dari 6 bersaudara. Bocah itu sangat suka bermain boneka. Bahkan, saat menemukan boneka di rumah barunya Kayla sangat girang. Kalian akan tahu sifat Emly, perempuan feminim, anak ke 3 dari 6 bersaudara. Perempuan malang yang ditinggalkan oleh kekasihnya. Hingga pada suatu hari Emly melakukan permainan pemanggil arwah, ia benar-benar memainkannya, memanggil kekasihnya, tanpa tahu ternyata bukanlah arwah kekasihnya yang datang, melainkan... "Itu bukan boneka! Lebih tepatnya sebuah benda yang telah di jadikan korban kutukan! Itu boneka kematian!" -Rosseta "Ambil! Tapi jangan dimainkan! Dibenci! Jangan disayang! Bunuh! Jangan biarkan dia kembali hidup!!!" -Audrey Selamat membaca kisahnya~ Salam, Audrey Victoria Roderick.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman