Be Happy

Be Happy

  • WpView
    Membaca 21
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadLengkap Sab, Mei 19, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
Aku hanya menerima kebahagiaan dan tidak berbagi kesedihan. Cukup aku yang tahu cerita kalian, jika itu membuat kalian senang. Dan cukup aku yang menyimpan cerita ku sendiri, kalian tidak akan kuat mendengar keluh kesah ku. Itu akan membuat beban kalian. Karena, dengan begitu aku senang. Tak usah temani aku, dan kalian tidak perlu menjadi bagian dari keluh kesah ku. Aku sangat senang dengan senangnya kalian. Membahagiakanmu adalah harapan hidupku. Jika aku tak bisa, maka matilah saja aku.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Embun Purnama [Un-Publish]
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Hai, Kak! (END)
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Time For Opportunity
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Full Of Scratches
  • TAK TERLIHAT TAPI ADA (ONE SHOOT SHANCHRIS)
  • Happy Is Bulshit

[Lom revisi^^] [TAMAT] Aku tidak tahu apakah tempatku benar-benar di sini. Tak seorang pun yang bisa ku ajak bicara. Tak seorang pun yang mau mendengarkan ceritaku. Memiliki sahabat satu-satunya yang bisa mendengarkan segala kelu kesahku, malah pergi meninggalkanku sendirian dalam sunyi, larut dalam kesepian untuk waktu yang lama. Aku butuh teman cerita, aku butuh seorang pendengar, aku butuh kasih sayang dan cinta. Ya, aku gadis yang rakus, aku butuh perhatian lebih, aku ingin dihargai selayaknya manusia. Terkadang, aku sudah berusaha memberikan yang terbaik. Tapi, tak seorang pun yang menghargainya. Ini membuatku sakit. Namun, aku bersyukur terhadap suatu hal. Ketika seseorang meninggal, maka akan dikubur sendirian tanpa teman. Setiap orang pasti akan merasakan yang namanya 'sepi.' Mungkin tidak sekarang, tapi nanti. Dan aku, sudah membiasakannya dari sekarang. Jika boleh meminta, aku ingin mati secepatnya. Aku lelah, kenapa aku tetap hidup sementara tidak ada yang menganggapku. Aku juga seorang manusia yang ingin dihargai. Aku juga seorang anak yang butuh kasih sayang. Dan aku juga seorang perempuan yang butuh cinta dari seorang laki-laki. Hidup sebagai tokoh figuran, jika hilang pun tak akan dicari. Semenyedihkan itu memang. Tapi, aku tetap bersyukur karena sudah diberi kesempatan untuk hidup. Setidaknya, aku bisa menulis novel ini walau hanya untuk diriku sendiri. ~Embun Purnama~ Mulai: 2022 Selesai: 2022

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan