We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Di Malam Yang Sunyi

Di Malam Yang Sunyi

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, May 4, 2018
WpInfo
Fiction
Horror
Real Story Ngalamin Sendiri Pada Malam Itu Lupa Malamnya Hari Apa Pertama Aku Menonton TV Yaitu Acara Jejak Paranormal Kemudian Agak Lama Hendak Keadaan Seketika Menjadi Sunyi Dan Dengan Hembusan Angin Yang Sangat Dingin Bikin Bulu Bulu Merinding Kemudian Aku Hendak Melihat Ke Depan Aku Melihat Se Sosok Perempuan Yang Sedang Melintas di Depan Rimahku. Kemudian Setelah Aku Melihat Sekilas Aku Hendak Keluar Rumah Untuk Melihat Itu Orang Apa Bukan Tetapi Aku Liat Dia Menghilang Tiba² Aku Melihat Pohon Mangga Di Depan Rumahku Ada Seorang Wanita Berpakaian Gelap Rambutnya Terjuntai Panjang Sampai Ke Tanah Aku Seketika Terdiam Tidak Dapat Berkata² Aku Lihat Mukanya,Mukanya Hancur Matanya Merah Mukanya Banyak Nanah Dan Ada Ulat Yang Berkeluaran Dan Aku Pun Masih Terdiam Selama 5Menit Aku Ingin Berteriak Tetapi Tidak Bisa Tidak Tau Kenapa Setelah 5 Menit Aku Hendak Bisa Bergerak Dan Berbicara Aku Langsung Masuk Ke Dalam Mematikan TV masuk Ke Dalam Kamar. Keesokan Harinya Aku Bercerita Kepada Kakekku Tetapi Kakekku Mengetahui Bahwa Wanita Itu Memang Sering Di Sana Dan Kakekku Siangnya Langsung Menebang Pohon Itu Dan Sampai Sekarang Aku Tidak Pernah Melihat Sosok Itu Lagi Mohon Maaf Apabila Tidak Seram Sekian Terima Kasih :)
All Rights Reserved
#267
realstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kisah {Complete}
  • AKHIR (tak) BAHAGIA
  • CATATAN HARIANKU
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • My Horror •Irror•
  • Trasmigrasi Queenzee
  • Jeritan Malam - ketika keindahan menjadi sebuah ketakutan (SUDAH DITERBITKAN)
  • RUMAH BEKAS TUMBAL (TAMAT)

Disini ku sendiri Di gelapnya malam ini Semilir angin menghampiriku Melewati celah jendela kamarku Tak sadar air mata ini menetes Segera kuseka dengan tanganku Tetapii selang beberapa menit saja Air mata ini menetes kembali Tanpa kutahu apakah akibatnya Sejenak teringat kembali Dia telah melukai ku tanpa dia sadari Lelah hati jika harus terus seperti ini Duduk menatap jendela kamar ini Berusaha sekuat hati menghapus kesedihan dalam diri Lalu pergi berwudhu untuk menghadap sang pencipta Tanpa nya apalah daya diriku ini Dikuatkan oleh ALLAH SWT Dan dihancurkan oleh salah satu hamba nya

More details
WpActionLinkContent Guidelines