Nikah Muda

Nikah Muda

  • WpView
    Reads 5,157
  • WpVote
    Votes 209
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 15, 2018
Seketika jantung ini berdetak begitu kencang, bagaimana tidak? Laki-laki yang baru ku kenal 6 bulan di depanku dengan tiba tiba mengatakan "Will You Merry Me" Nindya gadis muda yang mencoba memulai hidup baru dan meninggalkan semua masa kelam ketika ia menjadi perempuan malam. Ketika ia sudah berhasil mengubur semua masa lalu nya Seorang pria yang baru ia kenal datang memberikan kenangan indah dan tanpa ia sadari kenangan masa lalu nya pun mulai menghantuinya lagi "Kalo lo tau gimana gue dulu mungkin lo gak akan seyakin ini buat ngelamar gue" ~Nindya Aprilianti "Gue tau semua masa lalu lo tanpa lo sadari, gue terima lo apa adanya. Tapi kenapa lo selalu ragu sama gue?" ~Hendri Wijaya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ruined Bitch
  • I'm Your Lover
  • Partner Hidup
  • Unpredictable Love
  • Benang Kusut Tak Terurai
  • BAGAIMANA MALAM INI? KAMU SUKA? [END]
  • Emotion Love
  • My beloved Wife
  • ISTRI BAYARAN-PEMUAS NAPSU (ON GOING)
  • RETAS (TELAH TERBIT) - Prahara

⚠️ Cerita ini mengandung konten muatan dewasa, tidak direkomendasikan dibaca oleh anak di bawah usia 18 tahun. BLURB - Ruined Bitch Sekar tahu dunia tempatnya berpijak tidak pernah ramah bagi wanita sepertinya. Hidup mengajarinya untuk tidak berharap terlalu banyak, terutama dari pria. Baginya, hubungan hanyalah transaksi-permainan di mana kendali harus tetap berada di tangannya. Sampai ia bertemu pelanggan spesial itu. Marshal Wijaya, pria yang dingin dan berbahaya, bukan tipe yang mudah terbaca. Ia tidak sekadar membeli waktu Sekar, tetapi juga merenggut sesuatu yang lebih dalam. Sentuhannya mengancam pertahanan yang selama ini Sekar bangun. Tatapannya seakan ingin menelanjangi lebih dari sekadar tubuhnya-ia ingin masuk ke dalam pikirannya, mencuri perasaan yang seharusnya tidak ada. Semakin Sekar berusaha menjaga jarak, semakin kuat tarikan yang mengikat mereka. Marshal menginginkannya lebih dari sekadar bayaran, sementara Sekar tidak yakin apakah ia siap kehilangan kendali. Ketika batas antara transaksi dan keterikatan mulai kabur, Sekar harus memilih: bertahan dengan tembok yang melindunginya, atau membiarkan dirinya jatuh-meski itu berarti hancur dalam genggaman pria yang bisa saja menghancurkannya lebih dari siapa pun. Karena dalam permainan seperti ini, tidak ada yang benar-benar menang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines