Between You and a Secret

Between You and a Secret

  • WpView
    Membaca 544
  • WpVote
    Vote 161
  • WpPart
    Bab 17
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jul 16, 2019
"Pemilihan Ketua OSIS? coba deh" Tanpa ia sadari,pilihannya membuahkan kisah cinta yang tak pernah terbayangkan. Gadis cantik bernama Qiella itu,jatuh cinta dengan seseorang yang tak pernah ia pikirkan dalam hati. Berawal dari pertengkaran kecil hingga menjadi cinta. "Dasar orang gila!" "Siapa gila? gue?" "Iya lo gila" "Gue gila karena lo!!" "Gila kok ngajak-ngajak sih,dasar" "Qiella,gue emang gila karena lo" "Apaan sih lo,aneh. Dasar emang gila-" "Gue gila karena mencinta lo! "HAH?! BODO" Namun,gadis cantik itu terjebak dalam masalah yang membuat dirinya harus menikah dengan seseorang yang ia tidak harapkan. Masalah lain pun datang,yaitu rahasia yang telah disembunyikan keluarganya dari dirinya. Rahasia tentang siapa dia sebenarnya. Bagaimana kelanjutannya? baca yukk
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • GHAVARI
  • ARISYI EL QATHYA
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Arsyilazka
  • Teen Unplanned Pregnancy
  • Keluarga Mendadak (Completed)✓
  • DISA | broken
  • Imam untuk Gladysa✓
  • Ketos Milik Aqila
GHAVARI

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan