Beauty vs The Beast; [The Cursed Child]

Beauty vs The Beast; [The Cursed Child]

  • WpView
    Reads 177,879
  • WpVote
    Votes 13,147
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 27, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Lesley, Miya, Layla, Freya, Odette dan Kagura adalah enam cewek paling populer di Heroes High School. Selain karena kecantikannya, mereka juga terkenal akan kekuatannya dalam battle. Tidak ada yang bisa kabur dari tembakan senapan Lesley, panah Miya, bazooka Layla, pedang Freya, tongkat Odette dan payung milik Kagura. Tidak ada yang bisa menandingi mereka kecuali satu tim; The Beast; tim yang beranggotakan cowok-cowok tidak kalah populer dan kuat dari Beauty. Keberadaan The Beast mengancam eksistensi Beauty dan hal ini membuat para cewek merasa geram. Mereka membenci keenamnya; Gusion, Alucard, Clint, Zilong, Lancelot dan Hayabusa. Peraturan utama untuk Beauty; Tidak boleh berkencan dengan anggota The Beast! Siapapun yang melanggar akan dikeluarkan dari Beauty dan diberi sanksi berat. Peraturan yang membuat Lesley pusing karena belakangan ini cowok berambut cokelat yang biasanya bersikap sedingin es mulai memberikan perhatian padanya. Namun Lesley sendiri tidak yakin apakah Gusion benar menaruh hati padanya atau sekedar ingin mempermainkan cewek itu saja? - Beast di sini artinya bukan buruk rupa tapi lebih ke kekuatan mereka yang besar banget sampe dianggap buas :v
All Rights Reserved
#2
gossen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI]
  • That driver is my wife. [𝙀𝙉𝘿]
  • Baby Boy (FreenBecky)_K.4 END
  • 𝐓𝐡𝐞 𝐍𝐞𝐰𝐛𝐢𝐞 [Tamat]
  • My Teacher Is My Lover! (Freenbecky)
  • My Innocent Girl (FreenXBecky)
  • Girl Eleven Troop
  • That Playgirl is Mine
  • It's Possible for US

Setiap malam, di keheningan rumah besar itu, seorang pembantu setia melangkah pelan menuju kamar sang nona muda. Dengan lembut, ia menyanyikan lagu pengantar tidur hingga nona terlelap, lalu tetap di sisinya, seolah-olah dunia hanya milik mereka berdua. Malam-malam sunyi itu berubah menjadi momen yang penuh kehangatan dan kebersamaan, membisikkan perasaan yang perlahan tumbuh di hati sang pembantu-sebuah cinta yang ia tahu tak boleh ada. Namun, semakin ia mencoba mengabaikannya, semakin dalam perasaannya terjebak. Ia sadar, dirinya hanyalah seorang pembantu, seseorang yang dunianya jauh dari sang nona muda yang begitu ia kagumi. Cinta ini ibarat mimpi yang tak mungkin terwujud, namun harapannya tetap berbisik, mempertanyakan apakah keajaiban bisa menyentuh dua hati dari dunia yang begitu berbeda. Di tengah pertentangan batin dan realita yang dingin, ia bertanya-tanya: dapatkah cinta mengatasi batasan yang telah lama membentang, atau justru akan terkubur dalam sunyi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines