We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Halfsoul (MOVE TO DREAME)

The Halfsoul (MOVE TO DREAME)

  • WpView
    Reads 164,791
  • WpVote
    Votes 4,086
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 10, 2018
WpInfo
Fiction
Paranormal
Xanders Series 3 Menjadi seorang Alpha disebuah pack besar bukanlah hal mudah apalagi jika memimpin pack tersebut sendirian tanpa adanya mate. Cleon Arsenio Xanders sangat tahu rasa itu, setelah Ayah dan Ibunya harus mengemban tanggungjawab demi kedamaian kaumnya otomatis ia harus mengambil pula tanggungjawab ayahnya pada pack ini. Walaupun dirinya belum bertemu dengan belahan jiwanya, ia harus tetap menjadi seorang pemimpin yang menjadi panutan kaumnya. Hari-hari terus berlalu walau menurutnya hal ini begitu membosankan. Tapi tidak untuk hari ini, dimana Luc -wolfnya terus mengucapkan kata 'mate' ketika ia datang dalam jamuan makan malam koleganya. Dirumah mewah yang menurutnya terlalu terang karena lampunya ditempatkan disemua tempat tak terkecuali. Rumah besar yang didalamnya terdapat tirai hitam besar penutup semua dinding rumah ini. 'Mate! Mate!' 'Cari mate kita Cleon!! Aku ingin menemuinya!' Sungguh suara Luc membuat kepala Cleon berdenyut, ia pun masih bingung dengan keadaan ini. Di Aula besar rumah ini yang begitu memperhatikan bagian rumah tak ada sedikitpun yang membuat Cleon curiga jika mate-nya berada di salah satu ruang tersebut. Dan lebih tidak meyakinkan lagi karena di aula besar ini tak ada sedikitpun gadis yang ia rasa adalah matenya. 'Apa kau keliru Luc? aku tidak merasakan seorang pun yang menjadi mate kita disini. Tidak mungkin jika ia seorang pelayan kan? atau istri dari kolega kita?' 'Bukan bukan mereka Cleon, aku yakin benar jika aku tak keliru ada mate kita disini. Aku yakin dia terkurung dirumah besar ini.' ~TheHalfsoul~
All Rights Reserved
#338
wolf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Alpha White Wolf
  • ❄Crystal Rose❄
  • Red Cold
  • Perubahan Sang Beta (Belum Di Revisi)
  • THE LADY OF ALPHA { COMPLETED}
  • My Luna [End]
  • My Lovely Luna
  • Alpha Mate
  • I Hate Myself
  • The Secret Behind You

+15 DALAM MODE REVISI COMPLITE NEXT MY AMAZING MATE #bijak dalam membaca. Kebahagiananya telah kembali. Bertemu dengan oria yang di cintainya dan saudara yang pernah hilang. Laurensi Jevier. Gadis cantik dan memiliki lesung pipi dan mata biru yang indah. ____ sudah 3 hari Lauren di kurung di dalam kamar, setipa hari para maid mengantarkan makanan ke padanya. Hingga hukumannya berhenti, bukan berhenti. Namun Alex enggan untuk kembali tidur di kamar mereka dan tidur bersama. Lauren memutuskan berjalan menuju keluar kamar dan pergi ke taman tempat kesukaannya di pack ini. hingga langkahnya terhenti saat melewati ruang kerja. Lauren melihat Alex sedang berciuman panas dengan Bulan. Tanpa sadar, Lauren berjalan mendekati Alex. "A....Alex?" panggilnya. setelah itu ciuman mereka berhenti dan menatap Lauren dengan tatapan melihat hama. Air mata Lauren lolos dari matanya. "KAU!" panggil Alex dengan menaikkan suaranya satu oktaf. tanpa tunggu lama, Lauren telah terlebih dahulu menghindar dan berlari keluar pack. Lauren berlari menuju whitemoon pack yang di mana, sang kakak berada. tak tahu hari bertambah kelam dan kaki yang tertusuk oleh rantinng dan duri yang tajam. Udara yang dingin di tengah hutan menambah kesengsaraannya malam ini. sesampai di Whitemoon pack, Warrior penjaga gerbang langsung menatap Lauren bingung namun tetap membuka gerbangnya. Faurel dan Felidya yang ada di ruang tamu langsung berlari menuju gerbang pack setelah mendapat Mindlink dari warriornya. "kakak" dengan cepat lauren berlari menuju kakaknya dan memeluk Faurel. Seakan bebanya telah sedikit berkurang,Lauen langsung ambruk tak sadarkan diri. dengan sigap, Faurel memopong tubuh lauren yang kurus.

More details
WpActionLinkContent Guidelines