PERFECT SUNRISE

PERFECT SUNRISE

  • WpView
    Reads 2,477,408
  • WpVote
    Votes 69,121
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Sep 13, 2016
TELAH TAMAT & DITARIK DARI WATTPAD "Aku hanya ingin menyicipi sedikit kebahagiaanmu karena bisa dekat dengan Aby, sedikit saja..." Hubungan satu malam telah membuat Sabrina dan Prana harus terhubung satu sama lain. Sabrina yang terus menghindari Prana pasca dirinya yang kedapatan hamil membuat Prana putus asa. Di sisi lain Prana terus mengejar Sabrina karena meyakini bahwa Sabrina tengah mengandung anaknya. Apakah Prana bisa meluluhkan hati Sabrina yang sulit mempercayai orang lain? Dan akankah Sabrina akan luluh pada perjuangan Prana? Ini adalah sebuah kisah tentang bagaimana cinta sejati tumbuh dari besarnya pengorbanan dan kuatnya perjuangan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 9096 (Complete)
  • Mafia dan Dokter Gemoy
  • Lembayung Cinta di Langit Senja (Terbit Self Publishing)
  • A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)
  • Casual Heart
  • Semesta Angkasa | Teenlit ✔
  • AILAH(END)✅
  • KARMA -TAMAT- Pindah STARLOVA
  • Annoying Boy & Good Papa

(DALAM PROSES PENERBITAN) (BEBERAPA PART DIHAPUS) - "Aku hamil, Pa.." Kata Seruni. Shit. Aku hampir meloncat dari sofa karena saking kagetnya. Papa seketika melotot. "Runi, kamu jangan bercanda, ya!" Adikku menghela nafasnya. "Kita semua kumpul kayak gini, bukan untuk dengerin aku bercanda, Pa.. aku benar hamil; anakku dan mas Sena.." Mama langsung megangin dadanya yang sepertinya tiba-tiba sesak. "Sen?" Aku menatap Sena yang ada di sebelah Seruni. "Bener?!!" Nawasena tampak bergeming. Kemudian, dia menghela nafas panjang. "Bener, Ra.." Aku langsung mengambil sapu rumah, hendak menghajar Nawasena yang kemudian langsung bangkit dan berlari keluar rumah. Disusul Seruni yang nggak tahu lagi harus berbuat apa selain melindungi Ayah dari calon bayinya. Semenjak saat itu, rasanya waktu berlalu sangat cepat. Semuanya sibuk mempersiapkan pernikahan Seruni dan Nawasena, sampai suatu hari, aku harus duduk berdua dengan Papa dan Mama membicarakan suatu hal. Kami bertiga terdiam cukup lama, sampai akhirnya Mama membuka suara. "Arawinda.. kamu juga harus segera menikah," Semenjak saat itu juga, hari-hariku nggak lagi sama. - 9096 adalah karya saya yang ketiga. Menaruh harapan pada genre komedi romantis, semoga karya saya satu ini bisa menghibur semuanya. Mungkin bukan senyum geli, atau bahkan gelak tawa. Yang saya harapkan, cerita ini tetap bisa menjadi pesan yang memberikan arti. Sekecil apapun itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines