Story cover for In A School by MoodDna_
In A School
  • WpView
    Leituras 35
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 4
  • WpView
    Leituras 35
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 4
Em andamento, Primeira publicação em mai 05, 2018
Aku tak pernah menganggap mu pernah menyukaiku. Karena setiap perkataan mu hanya candaan semata agar aku tertawa bahagia.

Seharusnya kau jujur dengan perasaan seriusmu bukan mengungkapkannya dengan perasaan humoris mu. Bagiku kau hanya ingin main main bila mengeluarkannya dengan perasaan candaanmu itu.

Tetapi tidak kenyataannya aku sedikit terbelalak mendengar perkataan yang benar benar manis dari mulut mu itu. Mulut yang tak pernah berhenti mengeluarkan lengkungan manis.

Sulit untukku percaya persahabatan yang lebih dari 15 tahun ini menumbuhkan rasa cinta dalam jiwa kita.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar In A School à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#96cintapandanganpertama
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Tentang Kita-DewNani (B×B) ✓, de Vina_ERC
20 capítulos Concluída
Pernahkah kalian mendengar bahwa "Kita punya cinta tapi Dunia punya norma?" Norma dan Aturan dunia yang sudah kami langgar bersama-sama Memang benar kata orang Cinta itu Buta sampai-sampai aku tak bisa membuka mata kembali untuk mencari sosok yang dapat menggantikan dirinya Menurutku dia sempurna, jauh dari kata sempurna tidak ada kata yang dapat mendeskripsikan bagaimanakah sosok dirinya "Aku akan melawan seluruh dunia hanya untukmu" "Tapi, kau tau bukan bahwa dunia ini tidak mendukung keputusan kita.." "Aku tidak percaya dengan yang namanya dunia, dunia terlalu kejam bagi orang-orang seperti kita.." "Aku tau itu tapi.. kita tidak bisa egois dunia punya aturan dan norma yang berjalan, mereka tidak akan mau untuk menyetujui keputusan kita.." "Jangan menyerah aku mohon, kita akan memperjuangkan nya bersama-sama melawan semua yang menghalangi kita.." "Aku tidak bisa.." "Kenapa kau menyerah? kita sudah pernah berjanji untuk selalu bersama-sama dalam menghadapi rintangan bukan?" Dia tak bergeming, hanya diam membisu setelah pertanyaan yang aku ucapkan, Mungkin hal ini terlalu berat untuknya --- Ketika netraku pertama kali melihat sosok dirinya yang berdiri dihadapanku. Satu kata yang terucap dari bibirku "Cantik" Kulitnya yang putih, garis rahangnya yang tegas, mata berwarna hazel, serta bulu mata lentik yang berkibar ketika terkena angin senja. Disini detik ini waktu ini aku pertama kali melihatnya. Ketika tak sengaja tatapan kami bertemu dia akhirnya tersenyum padaku, hatiku luluh seakan semua jiwaku terbawa bersama dengan senyumannya. --- Happy Reading
Truth After Love (Tamat, segera terbit), de tiaxyl
36 capítulos Em andamento Maduro
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
Tentang Kita-DewNani (B×B) ✓ cover
HAPPINESS • DewTee (PROSES REVISI) cover
Truth After Love (Tamat, segera terbit) cover
Apakah Ini Arti Cinta?? [Revisi] cover
HEIR [MINWON VERS] || TAMAT ✅ cover
One More Chance [HoonSoon] cover
Uncontrollable Love  cover
SalFlo cover
Mengapa Harus Jatuh Cinta ?  cover

Tentang Kita-DewNani (B×B) ✓

20 capítulos Concluída

Pernahkah kalian mendengar bahwa "Kita punya cinta tapi Dunia punya norma?" Norma dan Aturan dunia yang sudah kami langgar bersama-sama Memang benar kata orang Cinta itu Buta sampai-sampai aku tak bisa membuka mata kembali untuk mencari sosok yang dapat menggantikan dirinya Menurutku dia sempurna, jauh dari kata sempurna tidak ada kata yang dapat mendeskripsikan bagaimanakah sosok dirinya "Aku akan melawan seluruh dunia hanya untukmu" "Tapi, kau tau bukan bahwa dunia ini tidak mendukung keputusan kita.." "Aku tidak percaya dengan yang namanya dunia, dunia terlalu kejam bagi orang-orang seperti kita.." "Aku tau itu tapi.. kita tidak bisa egois dunia punya aturan dan norma yang berjalan, mereka tidak akan mau untuk menyetujui keputusan kita.." "Jangan menyerah aku mohon, kita akan memperjuangkan nya bersama-sama melawan semua yang menghalangi kita.." "Aku tidak bisa.." "Kenapa kau menyerah? kita sudah pernah berjanji untuk selalu bersama-sama dalam menghadapi rintangan bukan?" Dia tak bergeming, hanya diam membisu setelah pertanyaan yang aku ucapkan, Mungkin hal ini terlalu berat untuknya --- Ketika netraku pertama kali melihat sosok dirinya yang berdiri dihadapanku. Satu kata yang terucap dari bibirku "Cantik" Kulitnya yang putih, garis rahangnya yang tegas, mata berwarna hazel, serta bulu mata lentik yang berkibar ketika terkena angin senja. Disini detik ini waktu ini aku pertama kali melihatnya. Ketika tak sengaja tatapan kami bertemu dia akhirnya tersenyum padaku, hatiku luluh seakan semua jiwaku terbawa bersama dengan senyumannya. --- Happy Reading