GET UP [END]

GET UP [END]

  • WpView
    Lecturas 8,059
  • WpVote
    Votos 602
  • WpPart
    Partes 48
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jun 16, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Delapan Remaja yg menjadi sorotan. Empat pria dan Empat wanita. Terlibat dalam sebuah cerita yg menakdirkan mereka bertemu hingga sampai pada sebuah zona. Empat pria yg memiliki hidup nan indah sedang Empat wanita yg menyimpan sebuah rahasia dalam kehidupannya. Banyak hal yg ditakdirkan dalam cerita ini hingga membuat Empat pria dan Empat wanita ini semakin dekat. Dengan berbagai macam haru-biru yg delapan remaja itu lalui. Melalui labilnya emosi remaja SMA hingga Membawa mereka kemasa depan. Masa dimana mereka mempunyai pemikiran yg sudah matang. *** "Oh iya, kalau lo gak tau gue tau." "Simpati kasihan yg tak beralasan." "Itu perasaan lo yg sebenarnya buat gue." Agitha~ "Mungkin bagi lo ciuman itu biasa." "Karena lo seorang pemain lama." Disa~ "Gue gak tau ini perasaan apa,cinta,sayang atau cuma kagum semata." Debby~ "Gue juga kehilangan berlian gue Tha." "Tapi gue gak punya waktu buat menyesali itu semua,yg gue pikirin cuma cara gimana gue bisa berubah jadi lebih baik." "Menurut gue itu adalah pembelajaran." "Kalau masih ada kesempatan kenapa engga." Arzetha~ *** Kisah percintaan,persahabatan,romantis, membingungkan,juga kekeluargaan dan masih banyak lagi. Semoga bisa menghibur. SILAHKAN MEMBACA
Todos los derechos reservados
#4
disa
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Because I'm Stupid (End)
  • ALGARES [Hiatus]
  • Aderaga [ON GOING]
  • Ar'Gatha (selesai✔)
  • From a friend to lover?
  • Inside You
  • Im Yours.
  • My Beloved Revenge [END]
  • Saling menunggu atau hanya aku? (Dirombak)

Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu. Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita. Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan. Kita mulai kehilangan-satu per satu. Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya. Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita. Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa. --- "Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..." - Aletha

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido