Descendant of the Magic Holder

Descendant of the Magic Holder

  • WpView
    Okunma 434
  • WpVote
    Oy 129
  • WpPart
    Bölüm 8
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cts, Mar 9, 2019
WpInfo
Kurgu
Fantastik
"Hey tuan! kami tidak sedang dihukum. kami adalah murid terajin disekolah, jadi pagi ini kami ingin membersihkan lingkungan sekolah. ucap El menirukan gaya Al tadi. Sebagai penerus Holder, tiga cewek ini yang diketahui namanya yaitu El, Luna dan Liona, bertemu tiga cowok yang menyebalkan yaitu Revan, Al dan Jay yang ternyata mereka juga Holder, mereka harus tergabung dalam sebuah tim untuk melakukan sebuah misi yang menurut mereka itu (Im)Posible untuk dilakukan, berhubung mereka baru dilantik. Akankah mereka dapat menyelesaikan misinya tersebut? dan pantaskah mereka disebut sebagai 'Holder Knight'? Jgn lupa follow y guys 😄😅
Tüm hakları saklıdır
#159
academy
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Magia Academy [END]
  • Princess Of Magic World [END]
  • "The Arcane Trials of Rowan"
  • MISTERI POHON DIMENSI
  • The Savior of the Magic World "Crystal Academy" (END) [SDH PERNAH TERBIT]
  • DI BALIK LUKISAN
  • Darolent Academy : Lost Darold Princess
  • Unknown

Akhir-akhir ini, Elle merasakan ada yang ingin keluar dari dalam dirinya. Dan tak disangka sangka, sebuah kejadian yang akan merubah semua kehidupan Elle dan jati diri Elle yang sebenarnya akan terungkap. Elle bahkan hampir tidak percaya dengan semuanya. Apalagi saat ibu yang mengurusnya mengatakan bahwa ia bukan anak kandungnya. Shock? Tentu saja! Dia ingin menemui ibu kandungnya. Ia bingung. Ada apa dengan semua ini? Kenapa ibu kandungnya menitipkannya? Apa yang sebenarnya terjadi? Pertanyaannya terjawab saat ia masuk ke Magia Academy. Sekolah sihir dengan kemampuan yang beragam. Dan disinilah.... Petualangan dan Masalah akan dimulai. "Kau pernah berfikir tidak? Kalau ada kehidupan lain diluar sana selain bumi," ucapku tiba-tiba. Vika menoleh dan raut wajahnya mengekspresikan kebingungan setelah itu dia tertawa. "Hei kenapa kau malah tertawa Vika?" Tanyaku. "Lucu saja. Orang pintar seperti mu memikirkan hal bodoh seperti itu." Penasaran? Yuk baca. Don't copy my story! Murni hasil pemikiran sendiri. Jangan jadi pembaca gelap! Dimohonkan untuk meninggalkan jejak ya readers! Start : 1 April 2020 Finish : 17 Maret 2021

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi