Regret [Complete]

Regret [Complete]

  • WpView
    LECTURES 1,236,142
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadContenu pour adultesTerminé ven., juin 27, 2025
#Rank 1 Romanc 22 April 2020 "Mas, dia siapa?" Tanya seorang ibu hamil yang menatap nanar kedua insan di hadapannya. Tiba tiba pandangan Devan mengarah ke sumber suara, matanya terbelalak kaget sebelum raut mukanya nenunjukkan ekspresi datar. "Dia siapa Dev?" Tanya wanita cantik bak model ternama yang sedang berada di samping Devan, bergelayut manja menunjukkan kemesraan mereka. "Dia istriku Nesa" jawab Devan yang sesekali menatap ibu hamil tersebut. Wanita yang tengah asik bergelayut tadi melepaskan rangkulannya dan berjalan mundur "Jadi selama ini kamu bohong sama aku Dev" ucap wanita itu yang terus di iringi langkah kecilnya yang berjalan mundur. Devan ingin beranjak mengejar Wanitanya yang kini telah berbalik menjauh dengan lari kecil. "Mas tunggu, dia siapa? Jelaskan pada ku Mas" seketika langkah kaki Devan terhenti untuk mengejar Wanitanya. Devan menoleh dengan raut muka yang sulit di artikan. "Dia pacarku kinara, dialah orang yang selama ini ak cintai. Sekarang kamu sudah tau, kuharap kau mengerti" aku harus mengejar cintaku, ak tidak ingin Nesa pergi meninggalkan ku. Syok mendengar kata kata sang suami yang mencintai wanita lain, ibu muda yang sedang mengandung tersebut terlihat menitihkan air mata. Sebelum sempat sang suami pergi ia sudah terlebih dahulu mencekal lengan suaminya itu. "Mas kamu ga boleh kejar dia, aku ini istri mu, aku mengandung anakmu. Apakah kami masih kurang berharganya di banding wanitamu itu" ucapnya tersendat Maafkan aku Kinara, aku sangat mencintainya di bandingkan apapun. "Tapi mas..." kalimat kinara terputus ketika sang suami melepas genggaman di lengannya, beranjak pergi mengejar wanitanya yang kini sudah menghilang dari pandangan. "Ahhh sakitt perutku" ucap kinara yang terjatuh dan tergeletak di lantai. Ekspresinya benar benar kesakitan Devan menatap sekilas Kinara yang terjatuh akibat ulahnya. "Maaf kinara, ak tak mau kehilangan dia" ucap devan kemudian pergi Kinara menatap kepergian suaminya, dan lama kelamaan gelap.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Regan dan Cintanya [END]
  • Bolehkah Aku Jatuh Cinta Padamu
  • Terlanjur Mencintai || SUDAH TAMAT
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Destiny [COMPLETED]
  • My Baby Without Father (Di Pindahkan Ke Dreame/Innovel)
  • Beautiful Mistake
  • Keegoisan Cinta [On Going]
  • TIME TO LEAVE [TAMAT] ✔️
  • posesif girlfriend(REVISI)

"Aquila hamil anak aku, Bunda!" suara serak itu membuat semua orang terkejut. Aquila yang akan membuka pintu menegang, ia tak menyangka Regan akan sadar saat dirinya belum pergi dari sana. Ditambah lagi kini Renatha menatap Aquila dengan tatapan datar, tak ada senyum hangat seperti biasanya. Gadis itu benar-benar takut dengan apa yang terjadi selanjutnya karena tatapan Renatha benar-benar berbeda. " Kenapa kamu gak jujur? Kamu mau bunuh anak itu atau masih mau mempertanyakan dia ? Bunda kecewa sama kamu Aquila, harusnya kamu ngomong sama Bunda" kata Renatha dengan air mata yang mulai berjatuhan. "Aquila nggak mau masa depan Regan hancur karena anak yang Aquila kandung." jawabnya pelan. "Hidup aku yang akan hancur, kalau kamu pergi begitu aja tanpa memberitahu kebenarannya. Aquila!" tandas Regan, matanya sudah berkaca-kaca karena perkataan Aquila. "Bunda kecewa sama kamu, bagaimana bisa kamu berpikir seperti itu. Hidup keluarga kami yang akan hancur jika kamu nggak jujur, nak." kata Renatha pelan. Sebagai seorang wanita yang pernah mengalami hal yang sama, tentu Renatha tau betul apa yang Aquila rasakan. Ia juga pernah mengalami itu saat hamil si kembar.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu