Quote Love Today

Quote Love Today

  • WpView
    Reads 4,928
  • WpVote
    Votes 596
  • WpPart
    Parts 91
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 29, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Silahkan baca siapa tau suka Jika suka, boleh tinggalkan jejak:) Antara aku dan hati. Antara hati dan intuisi. Antara intuisi dan kata. Antara kata dan bahasa. Aku ditemani banyak kata yang berserakan, antara dunia dan bahasa, antara abjad dan dunia, Mengapa harus ada instruksi memanjat sejauh ini? Berapa jarak antara suara dan kerinduan? Apa yang ada di sana?
All Rights Reserved
#387
teen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Catatan hujan - "Quote&Poetry"
  • Diary Quotes
  • Kepada sang pencipta rindu
  • Segala Tentangmu ❝
  • Mahligai Sunyi
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Karena Because Selalu Always
  • Rindu yang berjarak
  • Hanya Saja

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines