Hai masa lalu.

Hai masa lalu.

  • WpView
    LECTURES 4,753
  • WpVote
    Votes 197
  • WpPart
    Chapitres 15
WpMetadataReadTerminé jeu., oct. 17, 2019
"Kamu menjadi bagian dalam perjalanan kehidupanku yang dikirimkan tuhan untuk ku. Untuk mengenal bahwa cinta ga selamanya soal memiliki." -Key "Mandi!" teriak cowo itu. Mata kami kembali bertemu satu sama lain. "Ini untuk yang kesekian kalinya kamu nyuruh aku mandi! Aku kan udah mandi kenapa lagi coba?" cewe itu membela diri. "Bau tau!" cowo itu kembali teriak. Tangannya mulai menutup hidung seolah ada bau yang tidak sedap yang menusuk hidungnya. (mei 2018)
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Tentang Kita-DewNani (B×B) ✓
  • Can I have u miss bae?
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • My Protective Brothers
  • BEDA DUNIA
  • Dia, Kembali (COMPLETE)
  • CAHYA UNTUK MENTARI
  • Uncontrollable Love
  • My Bromance [18+] End
  • Love & Patience √

Pernahkah kalian mendengar bahwa "Kita punya cinta tapi Dunia punya norma?" Norma dan Aturan dunia yang sudah kami langgar bersama-sama Memang benar kata orang Cinta itu Buta sampai-sampai aku tak bisa membuka mata kembali untuk mencari sosok yang dapat menggantikan dirinya Menurutku dia sempurna, jauh dari kata sempurna tidak ada kata yang dapat mendeskripsikan bagaimanakah sosok dirinya "Aku akan melawan seluruh dunia hanya untukmu" "Tapi, kau tau bukan bahwa dunia ini tidak mendukung keputusan kita.." "Aku tidak percaya dengan yang namanya dunia, dunia terlalu kejam bagi orang-orang seperti kita.." "Aku tau itu tapi.. kita tidak bisa egois dunia punya aturan dan norma yang berjalan, mereka tidak akan mau untuk menyetujui keputusan kita.." "Jangan menyerah aku mohon, kita akan memperjuangkan nya bersama-sama melawan semua yang menghalangi kita.." "Aku tidak bisa.." "Kenapa kau menyerah? kita sudah pernah berjanji untuk selalu bersama-sama dalam menghadapi rintangan bukan?" Dia tak bergeming, hanya diam membisu setelah pertanyaan yang aku ucapkan, Mungkin hal ini terlalu berat untuknya --- Ketika netraku pertama kali melihat sosok dirinya yang berdiri dihadapanku. Satu kata yang terucap dari bibirku "Cantik" Kulitnya yang putih, garis rahangnya yang tegas, mata berwarna hazel, serta bulu mata lentik yang berkibar ketika terkena angin senja. Disini detik ini waktu ini aku pertama kali melihatnya. Ketika tak sengaja tatapan kami bertemu dia akhirnya tersenyum padaku, hatiku luluh seakan semua jiwaku terbawa bersama dengan senyumannya. --- Happy Reading

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu