Hello Miss, I Love You !

Hello Miss, I Love You !

  • WpView
    Membaca 36,770
  • WpVote
    Vote 5,222
  • WpPart
    Bab 22
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mar 21, 2021
"Jangan menilai orang dari penampilan luarnya saja." Setidaknya Yuki ingin sekali meneriakan kalimat itu pada laki-laki yang di sukainya sejak lama. Ada perih yang ia rasakan saat kenyataan tak berjalan sesuai apa yang ia inginkan. Mereka benar, terkadang apa yang kita inginkan belumlah tentu bisa kita dapatkan tanpa usaha keras. Dan Yuki lebih memilih mundur dari pada terluka semakin dalam. Laki-laki bukan hanya dia seorang, seharusnya begitu. Kenyataannya hingga detik ini Yuki masih hidup dalam bayang-bayang cinta pertamanya yang menyakitkan. Disaat dia telah menata hatinya, di saat itu pula seolah takdir mempermainkannya. Orang dari masa lalunya kembali hadir, membuat hati Yuki kembali gamang. Apalagi saat dengan angkuhnya laki-laki itu berusaha menerobos lagi ke dalam hatinya. Pernah dengar, "karma itu pasti berlaku". Hal itu yang sedang Al rasakan saat ini. Salah siapa dulu angkuh, sok ganteng, suka gonta-ganti pacar? Saat Karma itu menghampirinya, ia seolah di paksa menjilat ludahnya sendiri. Mengapa gadis itu jadi lebih cantik dan mempesona? Apakah selama ini Al mengabaikan fakta itu? Ini hanya sebuah kisah cinta klise. Tentang hati yang trauma, tentang hati yang baru sadar apa itu cinta..
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
alkistory
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • I Was The Evil Witch
  • PLUTO
  • Story of My Life With You
  • The Power Of LOVE
  • Villainess Illusion
  • Edgar Vaske
  • Love Is Love (End)
  • For You (END)
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Bridegroom(S)

COMPLETED. Dm for follback Spin off from "I'm More Than Just A Princess" ••~•• "Aleeyah Najma, kau dihukum mati atas percobaan perebutan takhta Yang Mulia Damian Azazel Lucretius de Erebos, dan percobaan pembunuhan terhadap Lady Isandra" Kalimat itu terngiang di kepalaku, seraya aku mendongak menatap panggung raja di sebrang sana. Dimana Isandra, menangis tersedu di dalam pelukan Azel saat melihatku yang akan dieksekusi. Aku terenyuh, rasa sakit dan sesak akan penyesalan memenuhi perutku. Apa yang telah aku lakukan? Aku memiliki semuanya namun aku sia-siakan. Sahabat yang begitu tulus, ayah yang perhatian padaku, tidak perlu kusebutkan harta dan ketenaranku. Apa yang kurang? Kenapa aku masih ingin merebut kebahagiaan orang lain? Kenapa aku begitu serakah? 'Kau bodoh Aleeyah' batinku memaki diri sendiri. Sekali lagi, kulihat sahabat baikku di sebrang sana. Ah rasanya bibir hina ini tidak pantas lagi menyebutnya sebagai sahabat. 'Teman ya?' Bibirku terangkat, aku tersenyum kecil. Sebuah kata maaf tidak akan cukup untuk menebus dosaku, akan kubayar semuanya di neraka nanti. Isandra, Azel, ayah, kalian semua berbahagialah. Maafkan kehadiranku yang merupakan bencana, kutuklah aku sebanyak yang kalian suka, aku rela, aku pasrah. Karena diriku adalah pendosa. CRASH ••~•• "Ah lagi-lagi kita harus mengurus bayi ini" Suara siapa itu? Bayi siapa? "Kau benar, sudah berapa lama sejak dia lahir? Tapi grand duke sama sekali belum datang melihatnya, sebenci itu grand duke pada putrinya" Grand duke? Putrinya? Ah persetan, aku tidak peduli. Aku harus keluar dari sini. 'Tapi kenapa tangan dan kakiku pendek sekali?' batinku saat aku tidak mampu menggerakkan anggota gerakku dengan leluasa. Hanya naik turun kanan kiri seperti... 'Tunggu, jangan bilang...' "Ah dia sudah bangun, aku akan mengganti popoknya. Kau siapkan susu setelah itu kita pergi" ucap seorang maid raksasa yang menatapku malas. Tunggu, dia tidak raksasa. 'Aku jadi bayi?!' #1 on

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan