MERPATI POS (Ongoing)

MERPATI POS (Ongoing)

  • WpView
    LECTURAS 734
  • WpVote
    Votos 132
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, mar 1, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Sebut saja ini dongeng bila perlu. Karena ini cerita fiksi yang di curigai mungkin, bisa saja sungguh terjadi? Karena ini, cerita singkat tentang kekeluargaan, persabahatan, cinta, juga rasa sakit. Dan tentu saja tentang dua manusia pencinta semesta. Kisah seorang lelaki yang jatuh hati dengan gadis bermata biru. Ribuan kata tertulis, ribuan rasa terlukis. Kelak, lembar - lembar surat akan menjadi saksi, kisah dua manusia pecinta semesta. *Karena hanya kata yang boleh menyuarakan isi hati* ~~~Daftar Isi~~~ Prolog Part 1 : Pria Berwajah Teduh Part 2 : Alice Part 3 : Pertaruhan Pertama Part 4 : Tangis Gadis Lugu Part 5 : Namamu Part 6 : Pertaruhan Kedua Part 7 : Apa yang Harus di Pertimbangkan? Part 8 : Thomas Part 9 : Dua Manusia Pecinta Semesta Part 10 : Sahabat Part 11 : Tragedi Makan Malam Part 12 : Keheningan Total Part 13 : Vincent Part 14 : Gelisah Part 15 : Andrew Part 16 : Obrolan Minggu Pagi Part 17 : Puisi Dua Insan Part 18 : Senja Bersamamu Epilog
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dusk In Your Eyes
  • OUR PROMISE
  • ZiAron [END]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • ARGA [REVISI]
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • ARUMILA

Pernah mengenalmu dalam hidupku adalah anugerah. Menjadi dekat dengan mu adalah keajaiban. Di cintai lelaki seperti mu adalah keberuntungan. Puncak kebahagiaan ku adalah, ketika aku tahu bahwa esok hari kamu masih berpijak di bumi dan tetap menjadi milikku. 🌼 🌼 🌼 "Keinginan mu bukan? Baik, sekarang ini akan ku lepas, jangan salahkan aku, jika aku menemukan mu lagi kelak, tak akan ku lepas kau semudah itu." Sang gadis mengusap kasar pipinya yang berlinang air mata. Bukankah ini kemauan nya? Akhirnya di lepaskan dari kengkangan kehidupan ganas. Lalu, mengapa melangkah menjauh seakan salah? Gadis itu mengangguk, mencoba meyakinkan diri sendiri, "Tentu, aku rasa aku akan lebih bahagia sekarang. Selamat tinggal, terimakasih semuanya, jika saja ada yang bisa aku kembalikan, akan ku lakukan." "Bukan selamat tinggal, sampai jumpa kembali." Sebelum sang gadis kembali menyela, lelaki itu cepat-cepat buka suara, "Aku akan menemukan mu lagi." Mendengar hal itu, gadis putih itu tersenyum lembut, "Semoga." 🍂 🍂 🍂

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido