Story cover for Hi, Dika ! by emildaf
Hi, Dika !
  • WpView
    Leituras 330
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 13
  • WpView
    Leituras 330
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 13
Em andamento, Primeira publicação em mai 06, 2018
Di tahun 2015, ketika aku sedang duduk kursi tempatku bekerja, aku terdiam, sejenak pikiranku lepas dari beban berat tumpukan kerjaaan. Menuju lorong waktu beberapa tahun yang lalu.

Terdengar suara dari Ardina Rasty menyanyikan lagu yang sempat hits di tahun 20-an, di susul suara Sammy krispatih, dan terus berputar sampai lantunan lagu dari bunga citra lestari mengakhiri. Ya, lagu seperti lorong waktu bagiku, yang mampu menampilkan film-film lama dimemoriku.

Jam 12.00, bel istirahat berbunyi. Aku mematikan layar monitorku, karena aku harus bertugas mengawasi para karyawan produksi masuk ke lapangan. Sambil tertawa-tawa sendiri, aku mengenang hari itu. Ya ketika keajaiban menemukan kita yang sepertinya tak mungkin bertemu.

Baiklah, lagu-lagu itu mengingatkanku pada tahun 2000 saat radio Gita FM dan Mahkota sedang tenar-tenar-nya. Tepatnya ini adalah kisahku denganya, yang adalah cinta pertamaku.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Hi, Dika ! à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#678cintasegitiga
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Collision Course , de Jaesalee06
18 capítulos Em andamento
Ini kisah tentang cinta segitiga yang tadinya simpel, tapi tiba-tiba upgrade jadi love polygon. Ada rivalitas level sinetron pagi, dendam yang nempel kayak stiker di helm yang udah kelamaan dijemur, dan anak-anak muda yang masih bingung mau galau atau move on. Ada yang denial setengah mati, ada yang pacaran tapi putus-nyambung kayak kabel casan rusak. Dan di tengah semua drama ini, ada satu 'princess' yang entah sadar atau enggak, dikelilingi para 'pangeran'. Ini beneran kisah cinta atau malah harem modern?! --- Member Blitz mundur beberapa langkah. Bukan karena mereka takut, tapi karena mereka benar-benar ingin masalah ini segera selesai. Tidak apa-apa jika Bianca dan Raja harus beradu argumen sampai mulut mereka berbusa, asalkan ada penyelesaian. Keanu sudah bosan mendengar Raja yang setiap malam memainkan lagu yang sama di piano berulang kali di basecamp. Seolah-olah dentingan nada itu bisa meredakan kekacauan di hatinya. Bramasta? Ia sudah lelah melihat Raja yang terus berolahraga tanpa mengenal kata istirahat, seakan keringat bisa menghapus sesaknya. Bastian dan Mahen memang jarang berada di basecamp sekarang, tapi mereka juga mulai muak dengan panggilan telepon dari Raja yang selalu menanyakan hal yang sama-Bianca masih marah nggak? Gue harus gimana? Sementara Aji dan Langit? Mereka sudah lelah lahir dan batin. Lelah menjadi partner balapan Raja setiap kali hati pemuda itu kacau, menemaninya melampiaskan amarah di lintasan jalanan kota. Lelah juga menghibur Bianca yang, meski bersikap kuat di depan orang lain, tetap saja manusia yang bisa rapuh. Intinya? Tidak ada kenyamanan di Blitz setelah dua sejoli itu putus.
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Sampai Kita Jadian - Love on Repeat cover
JATUH CINTA SETELAH MENIKAH cover
Butterfly Effect cover
jangan percaya seseorang cover
Menyimpan Rasa (END) cover
orang yang selalu menunggu ku cover
Senandika : Titik Temu cover
Yang hilang Tak pernah sama cover
Collision Course  cover
SELEPAS KAU PERGI (END) cover

Sampai Kita Jadian - Love on Repeat

5 capítulos Em andamento

Alea Putri, siswi 17 tahun yang seharusnya disibukkan dengan tugas menumpuk dan urusan drama remaja pada umumnya, justru mendapati dirinya terjebak dalam sesuatu yang sangat aneh. Setiap hari, ia kembali bangun di hari yang sama. Lagi. Dan lagi. Percakapan teman-temannya sudah seperti rekaman yang diputar ulang. Bahkan, ia bisa mengucapkan kalimat Gurunya secara persis sebelum gurunya sendiri sempat mengatakannya. Semua itu terjadi dalam sebuah pola yang tidak pernah meleset Awalnya ia mengira ini hanyalah mimpi aneh yang kebablasan. Sampai ia menemukan sebuah catatan di dalam diary misterius tentang seseorang yang bahkan ia tidak ingat pernah ia sukai. Siapa dia? Apakah ini petunjuk? Apakah orang ini adalah jalan keluarnya? Atau justru ini yang membuatnya terjebak dalam putaran waktu yang tidak ada habisnya? Dengan rencana yang penuh drama, eksperimen yang lebih sering berakhir konyol, serta teori-teori aneh yang selalu gagal total, Alea mulai mencoba memahami misteri ini. Tetapi semakin lama ia terjebak, semakin ia menyadari satu hal-mungkin ini bukan hanya soal mencari sebuah jalan keluar, tetapi juga soal menyadari perasaan yang perlahan tumbuh tanpa disadarinya. Namun ada satu pertanyaan yang terus menghantuinya... Jika akhirnya ia berhasil, apakah nanti seseorang itu masih akan mengingatnya?