Bad Nerd

Bad Nerd

  • WpView
    Reads 1,452
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 4, 2019
Siapa sih yang gak kenal GRIZELLE JOVITA EDZARD memiliki wajah yang cantik, body gloas, tinggi, putih dan pemimpin perusahaan no 1 di dunia. Namun dia harus rela menyamar jadi nerd demi sekolahan yang dia miliki. Dan dia miliki sifat yang dingin, tegas bahkan bisa saja kejam namun dibalik itu semua ada kejadian masalalu yang sangat menyakitkan. "Jangan pernah menuduhku karna kau tak tau awal mulanya" Grizelle jovita edzard "Ternyata kamu orangnya asik tapi sayang sifat aslimu pergi karna kejadian dimasalalu mu" kenzo melviano pradipa
All Rights Reserved
#429
dingin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REDLINE FEVER
  • Love Sick
  • Cerrellia: Living as Syerenity
  • ALZERRA (ON GOING)
  • Bad Fade
  • Bad Psychopath Boyfriend
  • Aletha Queenza (End)
  • PERJODOHAN:"RELTTA"
  • ZELINEZA
  • The Black Room

𝗥𝗲𝗱𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗙𝗲𝘃𝗲𝗿 adalah kisah tentang keingintahuan yang berubah jadi candu, obsesi yang tumbuh dari tatapan pertama, dan cinta yang melaju tanpa rem menuju kehancuran. Bianca Whitmore hidup dalam dunia yang tertata rapi---anak baik-baik dengan masa depan terjamin, reputasi bersih, dan segala hal yang sudah direncanakan untuknya. Tapi satu malam, satu langkah ke dalam sirkuit balap liar yang gemerlap dan berbahaya, mengubah segalanya. Di sana, ia melihatnya: Kaelith Noir. Pembalap tak terkalahkan dengan aura mematikan, dikelilingi mitos, bahaya, dan kesunyian. Pria dingin yang lebih percaya pada kecepatan daripada cinta. Awalnya, Kaelith tidak peduli. Bagi pria sepertinya, Bianca hanyalah penonton iseng yang datang, lalu pergi. Tapi ada sesuatu dalam diri gadis itu yang mengusik---cara dia menatap mesin-mesin buas itu dengan rasa takut dan kagum yang bersamaan, cara dia berdiri di tempat yang bukan dunianya, seolah menantang semesta. Rasa penasaran berubah jadi obsesi. Dan obsesi itu mulai menuntut lebih dari sekadar perhatian. Kaelith ingin Bianca. Sepenuhnya. Bahkan jika harus menginjak siapa pun yang menghalangi jalannya. Bahkan jika harus menarik Bianca lebih dalam ke dalam dunia yang tidak bisa ia tinggalkan. Namun, saat ketertarikan itu berubah menjadi sesuatu yang lebih kelam dan dalam, Kaelith mulai menyadari---Bianca bukan lagi sekadar hasrat. Dia adalah satu-satunya hal yang bisa membuatnya merasa hidup, dan sekaligus satu-satunya kelemahan yang bisa menghancurkannya. Dan ketika Bianca mencoba menjauh, Kaelith tahu satu hal pasti. Ia akan melajukan segalanya sampai batas terakhir, hanya untuk memastikan gadis itu tidak pernah bisa pergi. © 2025 élndrxn

More details
WpActionLinkContent Guidelines