Rome Notes; Prolog

Rome Notes; Prolog

  • WpView
    Reads 245
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 27, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Prolog; Di ruang sempit ini ; aku melihat surga yg berantakan. Tiap sudutnya selalu menemukan kewejangan baru utk kusantap tanpa kenal waktu Di ruang sempit ini; aku menemukan surga yg berantakan. Dimana secarik ukiran sejarah yg tercecer tiap sudutnya selalu merasuki jiwa yg tolol. Di ruang sempit ini; aku menemukan surga yg berantakan. Dgn kenyamanan dan dgn kesuciannya aku menjulurkan tawaran bagi kalian yg selalu merasa Bodoh. Hanya di ruang sempit ini surga para tololers yg blm puas akan kewejangan literasi. Yaa, hanya di ruang surga ini.
All Rights Reserved
#114
notes
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Anaking
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Thought Can Change Everything
  • ALEYA~~
  • Difficult To Forget//kuroken
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • My Boyfriend Is Trouble Maker ❌ Mark Lee
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Self Injury's(complete)✔
Anaking

Prologue " inna lillahi wa inna ilaihi rajiun......" " kus......!" tegur irfan sambil menepukan telapak tangannya di bahu gw " apa yang telah terjadi kus....?" " ya tuhannn...apa dosa keluarga gw ini fan....." jawab gw dengan rasa sedih, mendapati respon gw yang seperti itu, terlihat irfan, gio dan pak pardi hanya bisa saling bertukar pandang dalam sebuah tanda tanya besar atas apa yang sebenarnya telah terjadi " siapa sebenarnya yang telah meninggal kus...?" tanya irfan kembali dengan rasa penasaran dan berbalas dengan tatapan mata gio yang memandang secara tajam ke arah wajah gw " XXXXXXX....XXXXXXX....." jawab gw dalam derai air mata yang sudah tidak bisa untuk tertahan lagi "inna lillahi wa inna ilaihi rajiun......ya tuhan....lu yang sabar ya kus....." ucap gio diantara ekspresi kesedihan yang terpancar di wajah irfan dan pak pardi " apakah kalian yakin masih akan melanjutkan semuanya ini....?" Sebuah kalimat kekhawatiran yang terucap dari mulut gw ini, kini laksana sebuah sinyal peringatan dari alam bawah sadar gw, yang memberitahukan akan adanya sebuah potensi kejadian buruk yang akan mengiringi jejak langkah kami, di dalam mencapai sebuah titik akhir dari sebuah proses perjalanan panjang untuk menyingkap sebuah bagian kecil dari luasnya hamparan misteri kehidupan yang ada di dunia ini @ meta.morfosis

More details
WpActionLinkContent Guidelines