We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
CHANGE
  • WpView
    Reads 184
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 10, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Dia pun dengan seksama memperhatikan sosok yang ada dicermin, beberapa detik kemudian dia tersadar kalau yang dilihatnya sekarang bukanlah dirinya. Dia hanya melihat seorang perempuan dengan perawakan tinggi, berkulit putih, dengan mata bulat indah sedang terpampang dihadapannya. "Apa ini..?" tanya Mita. Lalu dia pun terpukau melihat keindahan giginya yang cantik ,yang gigi depannya seperti gigi kelinci juga disisi kanan giginya terdapat gingsul yang membuat wajahnya semakin menawan. "AAAHHH...!!!!" teriak Mita.
All Rights Reserved
#441
sosweet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • APAKAH INI TAKDIRKU??
  • PITA HITAM, Gadis itu...
  • THE S*X TAPE
  • Kamu
  • Bad Revenge || I'm Sorry
  • Unpredictable Love
  • Dalam Satu Tahun
  • Fierce Love

Seorang gadis cantik menikmati indahnya malam ditepi danau, beberapa helai rambutnya bergerak akibat angin yang menerpa kulitnya, namun pandangannya kosong, seorang pria melampirkan jaket dibahu gadis itu sebelum duduk disebelahnya, membuat gadis cantik itu menoleh pada pria tampan yang tersenyum kepadanya dan dibalas datar olehnya "Apa yang kau lakukan disini?"tanya pria itu memandang lurus ke depan, tanpa sadar ia merutuki pertanyaannya yang memang ia sudah tau jawabannya "Menikmati malam hari ditepi danau"ucap sang gadis menatap langit malam dipenuhi bintang "Nikmatilah, karna ini terkhir kamu bisa menikmatinya, besok kita akan pulang ke Indonesia, tak ada penolakan! Sudah dua tahun kamu pergi untuk mencari mereka dan menunggu disini, tapi tidak lagi, penantianmu sudah berakhir, aku akan melakukan apapun untuk senyummu tapi mengembalikan mereka aku tidak bisa, tapi jika membuka lembaran baru untuk hidupmu kurasa itulah langkah awalku mengembalikan senyum yang telah pudar sejak dulu"

More details
WpActionLinkContent Guidelines