Story cover for protective bad boy by therealalifia
protective bad boy
  • WpView
    LECTURAS 351
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Partes 8
  • WpView
    LECTURAS 351
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Partes 8
Continúa, Has publicado may 06, 2018
Ini hari pertama Flatisa menginjakkan kaki di SMA Harapan Bangsa. Sekolah swasta yang menjadi incaran banyak siswa. Namun, hal yang tak terduga-duga muncul bak petir di siang bolong. Flatisa terjatuh saat ada seseorang menabraknya dari belakang. Hal ini lantas menjadikan Flatisa marah dan mencari cari siapa yang menabraknya.

mata Flatisa terbelalak mendapati yang menabraknya adalah Genta. 
musuh bebuyutannya yang sekarang satu sekolah dengannya.

kemarahan Flatisa memuncak mendapati ia harus satu kelas dan satu meja dengan musuh bebuyutannya. 

Lantas, apa yang akan terjadi ?
Akankah Flatisa memaafkan kesalahan musuh bebuyutan nya itu ? 
Atau, ia semakin membenci Genta ? 
Bagaimana Flatisa menghadapi hari hari nya bersama Genta ?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir protective bad boy a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#35genta
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
ARKALYA (END)  de _chipsta_
53 partes Concluida
[Non-baku] "Gue gaakan lepasin lo gitu aja!" "Gue ngaku kalah." . . . Defalya Deynira, Gadis cantik dengan tubuh proporsional itu mulai memasuki kehidupan baru di lingkungan barunya. Ia menginjakkan kakinya kembali di kota Jakarta ini setelah sekian lama tinggal bersama kakek dan neneknya di negeri Paman Sam. Dengan berbekal bayangan sekolah di Indonesia dari cerita kakak laki-lakinya, ia pun akhirnya memutuskan untuk bersekolah di salah satu sekolah swasta dibandingkan memilih tawaran kedua orang tuanya yang menyarankan untuk home schooling. Namun, semuanya tidak akan berjalan selancar bayangannya, tanpa ia sadari, dengan memutuskan untuk bersekolah di sekolah swasta tersebut akan membuatnya merasakan hal-hal diluar dugaan yang dapat memporak-porandakan hatinya. Arka Fasha Aditama, Putra dari pemilik perusahaan besar yang sedang mendominasi ini dapat melumpuhkan ratusan hati wanita dengan parasnya yang hampir sempurna. Jabatan ketua osis yang dimilikinya membuat hari-harinya di sekolah selalu diisi dengan pujian dan sorakan dari banyak "penggemar"-nya. Namun, ia tetaplah seorang remaja SMA yang kehidupannya terisi dengan berbagai kenakalan remaja. Balapan, tawuran, dan pembullyan adalah kegiatan hariannya. Sampai suatu ketika, semuanya mulai berubah dengan adanya seseorang yang tidak direncanakan masuk ke dalam pikiran dan hatinya. ARKALYA, Entah akankah kedua remaja tersebut dapat bersatu dengan mudah seperti rangkaian nama diatas, atau kah akan ada yang menorehkan luka membekas pada salah satunya? Mereka terjebak, Terjebak dengan perasaan dan rangkaian pemikiran mereka sendiri. -Chipsta- Cover original pict from pinterest, edited by me;
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Vortex✔️ cover
Sweet Enemy cover
The Knave Boy cover
Two Rebels, One Love cover
Tatapan Elang & Hati Angsa cover
DOUBLE SARA cover
Mahanaga Wiratama cover
Secercah dari Segalanya cover
-LANDA- cover
ARKALYA (END)  cover

Vortex✔️

32 partes Concluida

Sada benar-benar menginvasi hidup Gentala! Anak manja itu mau apa-apa harus sama Gentala! Gentala nggak boleh kuliah di luar negeri cuma karena Sada--yang dari kecil udah nempel banget sama Mas Genta kesayangannya itu--nggak mau jauh-jauh dari Gentala. Sialnya ... tanpa Gentala sadari dia juga udah nggak bisa jauh-jauh dari Sada. Gentala nggak suka lihat Sada pacaran. Gentala nggak paham kenapa bibir Sada tiap hari semakin terlihat glowing dan bikin hatinya semriwing. Gentala pusing. Gimana jadinya kalau semua orang rumah tahu bahwa Gentala ingin sekali mengecup bibir Sada yang merah mengkilap itu? Mungkinkah dia bakal diusir dari rumah oleh ayah bundanya? Mungkinkah Sada akan langsung diselamatkan dan disembunyikan ke Yogya oleh papanya? Mungkinkah ia akan dihantam Bara? Gentala cuma remaja SMA yang baru mau lulus sekolah. Harusnya cuma ada ujian di kepalanya. Bukan malah Sada, Sada dan Sada! Hah!!! Cover: Pieta on Shutterstock.com