FORGET IT

FORGET IT

  • WpView
    Reads 1,145
  • WpVote
    Votes 169
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 7, 2020
Roman-misteri Cerita nggak bakal mainstream; plot twist, pasti; isinya nggak cuma cinta-cintaan, tapi juga main tebak-tebakan dan biki penasaran. Liana, pelajar SMA yang tengah patah hati akan cintanya. Lalu dipertemukan dengan pengagum rahasianya. Hatinya tiba-tiba terjatuh sejak pertama kali dia mendengar mutiara dari mulut pria itu. Lalu lambat laun, kedekatan Liana dan Rizal semakin dekat. Rizal selalu saja berhasil membuat pipi Liana bersemu merah dengan segala godaannya. Namun, hal itu justru semakin mempersulit keadaan Rizal. Di mana dia baru saja menemukan tanda-tanda tentang kehidupan mamanya yang tertutupi. Dimulai dari surat, foto, brangkas, dan gadget. Barang-barang sederhana yang berhasil menciptakan banyak pertanyaan di kepala Rizal. Pertanyaan-pertanyaan yang juga menciptakan banyak keraguan dipikirannya. Kisah cinta dan kisah mamanya benar-benar menguras pikirannya. Membuatnya bingung dengan siapa aku? Siapa mama? Dan siapa Liana? Fakta demi fakta terkuak secara bergiliran. Fakta-fakta baru yang menyebabkan Rizal bahagia, menyesal, sekaligus sedih. Terlebih lagi ketika fakta-fakta itu berbenturan dengan kisah cintanya. Apa yang harus Rizal lakukan? "Forget It." Hanya kata itu yang mampu dia persembahkan kepada Liana Oktavia. Dua kata yang sangat mampu mengiris dua keping hati yang sedang terpisah. Akan tetapi, apakah kisah kasih dua sejoli ini hanya berhenti sampai di sini saja? Tentu tidak. Sebab kata selebihnya tertuang dalam kisah remaja karya Indah Purnama. Yuk ikuti kelanjutannya. "Zal!" panggil Liana. Yang hanya dibalas deheman oleh Rizal. "Saya rindu," lanjutnya mengutarakan isi hatinya. "Jangan rindu," balas Rizal. Membuat Liana benar-benar terkejut dan heran akan jawaban ini. "Kenapa? Rindu kan bukti sayang kita sama seseorang," sanggah Liana. "Rindu itu cuma buat orang yang jauh," balas Rizal tetap tenang. "Lah kita-" "Raga kita memang jauh. Tapi hati kita selalu bersatu," gombal Rizal memotong kalimat Liana.
All Rights Reserved
#565
selesai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • Impossible
  • Anugerah Patah Hati [COMPLETE] ✔
  • Effort ( COMPLETED )
  • Be Mine, Because I Am Yours
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Abu Abu [ completed ]
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines