Sehalus Do'a

Sehalus Do'a

  • WpView
    Reads 729
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 31, 2018
Teriakan itu masih terngiang di telinga Husna gadis kecil tak berdaya yang tidak bisa membantu namun hanya bisa menjadi saksi bisu akan apa yang sedang menimpa dua orang yang ia cintai . . . Sejak saat itulah seorang Hayatul Husna menjadi sangat tertutup dan trauma setiap kali bertemu dengan yang namanya laki-laki meskipun itu adalah Waalidnya sendiri ( ayah ), karena baginya kekejaman seorang laki-laki tak bisa ia maafkan setelah mereka merenggut nyawa dua orang yang begitu dekat dengannya Hingga akhirnya, ia harus menerima keadaan saat semuanya berjalan tanpa sepengetahuan Husna yah setelah kehadiran Luqman, anak dari sahabat Waalid. Apakah kebencian Husna semakin memuncak ketika ia tau bahwa Luqman telah menyandang status suaminya? "Aku membenci laki-laki" Kata yang selalu Husna hujam dalam hatinya Apa sebenarnya dibalik kebencian itu? Nantikan ceritanya di Sehalus Do'a Salam hangat dari Author ~Firda Windi
All Rights Reserved
#2
bathin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sejatinya Cinta [ TAMAT ]
  • cheating
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • Tak Sejalan
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]
  • Ketukan Takdir

- Ekstra part hanya ada dalam versi ebook, pdf, dan mungkin nanti cetaknya - Sewaktu-waktu akan dihapus kalau cerita ini sudah tamat - Sudah tersedia dalam versi ebook di google play Dulu, Luthfia Fithri hanyalah seorang gadis lugu dan buta akan arti cinta yang sesungguhnya. Kemudian, saat datang seorang pria lengkap dengan bujuk rayunya, Luthfia terlena. Hingga kemudian, saat perasaannya yang telah melambung setinggi awan kembali dihempaskan ke bumi, ia terpuruk sangat dalam. Hadirnya sebentuk janin dalam kandungan membuat Luthfia harus menerima banyak hinaan. Tak hanya dari orang sekitar, tetapi juga keluarga dan sanak saudara. Sehingga karena janin yang dianggap aib itu pula, ia diusir dari rumah yang selama ini menaunginya. Lalu, saat tahun terus berganti, Luthfia Fithri pun berubah. Berkat bantuan dari salah seorang sahabat, usaha yang dirintisnya berkembang cukup pesat. Bahkan rumah makan yang dibangunnya telah memiliki beberapa cabang. Atas pencapaiannya tersebut, tentu saja Luthfia senang bukan kepalang. Ada sang buah hati serta ibu yang terus mendampinginya, semakin membuat kebahagiaan Luthfia bertambah berkali lipat. Namun benar apa yang dikatakan semua orang, bahwa yang namanya hidup tidak melulu bahagia. Seperti itulah yang Luthfia rasakan. Pertemuan kembali dengan dia yang pernah menorehkan luka membuat hati Luthfia diliputi kesedihan. Mampukah Luthfia terus mempertahankan benci? Ataukah ia kembali lurruh di kala si penebar luka sampai berlutut demi mendapatkan maaf darinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines