Sehalus Do'a

Sehalus Do'a

  • WpView
    Reads 728
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 31, 2018
Teriakan itu masih terngiang di telinga Husna gadis kecil tak berdaya yang tidak bisa membantu namun hanya bisa menjadi saksi bisu akan apa yang sedang menimpa dua orang yang ia cintai . . . Sejak saat itulah seorang Hayatul Husna menjadi sangat tertutup dan trauma setiap kali bertemu dengan yang namanya laki-laki meskipun itu adalah Waalidnya sendiri ( ayah ), karena baginya kekejaman seorang laki-laki tak bisa ia maafkan setelah mereka merenggut nyawa dua orang yang begitu dekat dengannya Hingga akhirnya, ia harus menerima keadaan saat semuanya berjalan tanpa sepengetahuan Husna yah setelah kehadiran Luqman, anak dari sahabat Waalid. Apakah kebencian Husna semakin memuncak ketika ia tau bahwa Luqman telah menyandang status suaminya? "Aku membenci laki-laki" Kata yang selalu Husna hujam dalam hatinya Apa sebenarnya dibalik kebencian itu? Nantikan ceritanya di Sehalus Do'a Salam hangat dari Author ~Firda Windi
All Rights Reserved
#123
lakilaki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • Jodoh Kedua (END)
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Ketulusan Nafisya (On Going)✔️
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Ketukan Takdir
  • Kenapa Harus Dia? END ✔️

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines