We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
CINTA ABADI

CINTA ABADI

  • WpView
    Reads 2,174
  • WpVote
    Votes 111
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 20, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
aku punya pacar seperti tidak mempunyai pacar. di sini cuma aku yang menganggap dia sebagai pacar. bukan sebaliknya, dia malah menganggap aku sebagai orang asing. didepan teman-temannya dia malah mengacuhkan ku mengatakan kalau aku hanyalah teman biasa tidak lebih dari itu. bagaimana rasanya sakit kan digituin. orang yang kita sayangi menganggap kalau kita hanya sebatas teman tidak lebih dari kata teman. katanya aku terlalu kekanak-kanakan. dia tidak menyukai sifat manjaku. dia malu punya pacar bersifat manja dan kekanak-kanakan. apa salahnya?. Perempuan kan biasa kalau punya sifat manja. dia nya saja yang terlalu berlebihan. jadi orang sok dewasa. padahal sama saja. bagiku dia sekarang masa laluku. tidak lebih dari itu. aku sudah menghilangkan perasaanku jauh-jauh. aku sudah melupakannya, bagiku dia sudah menghilang bagai ditelan bumi. tiada lagi rasa cinta untuknya, semuanya sudah berlalu bagai ditiup angin. dia adalah masa laluku. sekarang, aku sudah menemukan masa depanku jauh lebih baik dari dia.
All Rights Reserved
#5
leony
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamu [SELESAI]✔
  • serpihan hati
  • ALEAGAS [END]
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • REGATHAN [END]
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Teman tapi Menikah 2 : SalRon
  • Friend's Zone's

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Sepucuk kertas yang kutulis dengan torehan tinta sederhana mampu merubah kenyataan hidupku. Aku selalu dan akan selalu percaya akan takdir yang Allah gariskan untukku. Kuharap, esok nanti dirimu masih sama seperti hari ini. Aku tahu, dan aku menyadari siapa diriku ini. Hanya gadis sederhana yang mencintai seorang lelaki berparas rupawan. Sungguh, karena Allah-lah aku mencintainya. Lucu mungkin? Orang sepertiku mencintai sosok hampir sempurna sepertinya. Hingga berjalannya waktu yang tak terasa. Seperti hembusan nafas yang tidak kalian sadari, aku mulai dekat. Selalu nyaman, dan selalu ingin membuatnya bahagia. Namun, sebuah kenyataan pahit mengantarkanku hampir ke titik terendah dalam hidupku. Takdir yang kupercayai membuat diriku hidup seolah-olah tak ada kebahagiaan lagi setelah itu. Tapi, perasaan ini masih tersimpan jelas meskipun kamu membenciku. Kamu? Ya, Kamu. Kalau penasaran yuk baca aja gratis kok tanpa dipungut biaya hehe;')

More details
WpActionLinkContent Guidelines