Love Between Hate

Love Between Hate

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 7, 2018
"saya suka sama kamu ?" "Bagaimana bisa kamu suka dengan saya kalau selama ini saja kita tidak pernah dekat." "tapi saya suka sama kamu." "kamu tidak suka dengan saya tapi kamu hanya sekedar tertarik dengan saya karena rasa sukamu terhadapnya tidak terbalas dan kamu memilih saya sebagai pelarian kamu." "saya sungguh suka dengan kamu, dan kamu bukan pelarian buat saya, dia hanya masa lalu buat saya dan saya sudah melupakannya." "bagaimana bisa saya percaya, kalau saya ini bukan pelarian buat kamu sedangkan selama kamu dekat dengan dia selalu ada saya juga diantara kalian." "dia bukan siapa-siapa saya, kita Cuma dekat. Dia juga sudah mempunyai kekasih yang selalu ada buatnya. Dan saya sukanya sama kamu bukan dengan dia" ujar laki-laki tersebut bersikeras. "kalian berdua itu juga teman saya, yang saya tau dia juga menyukaimu dan saya tidak mau menyakitinya." "bagaimana bisa dia menyukai saya kalau dia hanya bisa menyakiti saya, jangan ngaco.." "tapi saya juga butuh bukti, kalau tidak ada apa-apa diantara kalian." segitu dulu ya guys, maaf kalau jelek masih tahap belajar.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jane [OPEN PO]
  • HAPPIEST WOUND (SELESAI)✅
  • Loving You
  • #5 Reasons Why I Love You - END
  • Enchanted
  • All I ASK
  • Emotion Love
  • Catatan Bahagia
  • RaSa♥ (Raffa & Sarah)

"Aku tak tahu apa yang telah kau perbuat padaku, saat kau mengirimku surat pertemuan wawancara kita, aku langsung tertarik mencari data dirimu. Kata-kata mu yang terlalu irit selalu saja membuatku bertanya pada diriku sendiri. Jane, tolong katakan apa kau merasakan hal yang sama?" Tidak. Aku pasti sedang bermimpi. Tak mungkin seorang pria berusia tigapuluhdua tahun yang tampan dan sukses sepertinya menyukaiku. Aku hanya seorang gadis tujuhbelastahun yang berwajah kampungan, bertubuh gempal dan berpenampilan udik. Sungguh, mataku saja tak pantas menatap mata jernihnya. Bagaimana bisa semua ini nyata? "Tidak, aku tak bisa mempercayaimu." aku memilih mengelak daripada aku harus terluka. [18+]

More details
WpActionLinkContent Guidelines