penyesalan kepergian sang ayah

penyesalan kepergian sang ayah

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, May 8, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Ayah,aku masih ingat betapa marahnya ayah ketika aku tidak mendengari nasihat ibu ku, dan kini kau telah lergi, pergih tuk selamanya, ayah pergi ketika aku sedang tidur yang memimpikan ayah, sedang mengajak ku jalan-jalan untuk melihat hewan. Memang lah ayah sudah lama di rawat, aku pun saat itu masih berumur 5tahun tepatnya di tahun 2008. Saat adik ku lahir, ayah sudah meninggalkannya untuk selamanya, bahkan saat aku tertidur dan di bangunkan dengan kabar, bahwa ayah sudah pergih meninggal kan dunia ini, aku tidak tau apa-apa sebab umurku masih berusia 5tahun, yang aku tanyakan kepada nenek ku, ayah kenapa?? ayah dimana?? aku mau ketemu ayah! lalu ibu kemana? karna aku tidak mengetahui ibu ku sudah di rumah sakit melihat zenazah ayah ku..aku langsung bergegas ke rumah sakit bersama nenek dan kakek ku, setibanya di rumah sakit, aku menangis kejar bersama ibu ku,dia berkata fann, "memang ini sudah takdir". Ayah memang lah orang terhebat yang pernah ku kenal bahkan saat kepergianya ia datang ke mimpiku karna mempunyai janji untuk mengajak ku melihat hewan..kini ku baru sadar bahwa ayahku menepati janji di saat kepergiannya, sampai saat ini kejadian itu tidak lah terlupakan, aku slalu berkata dan menyesal "gkpapa ayah ingkar janji, asalkan ayah tidak pergih" sampai sekarang ku berjanji akan menjaga ibu dan adik ku semoga kau tenang di sana ayah,, -MhammadRaufan menulis karna terinspirasi oleh seorang guru agama yang multi talenta..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gadis Desa Jadi Milliarder (END)
  •  𝟕 𝐑𝐚𝐠𝐚 𝟏 𝐑𝐚𝐬𝐚 || 𝐄𝐍𝐇𝐘𝐏𝐄𝐍 [𝐎𝐧𝐠𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • 27 FEBRUARI
  • New Possessive Family
  • Rumah baru untuk Ibu
  • TIAP-TIAP PUNYA MASING MASING
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Bertumpu
  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja

Lahir dan dibesarkan didesa,kadang aku ingin mengeluh dengan keadaanku,tapi aku selalu ingat kata-kata Ayah: jangan perna mengeluh dengan keadaan,karna Allah tak akan membiarkan umatnya terus-terusan menderita. Aku kini hanya hidup sebatang karah.Kedua orang tuaku sudah meninggal sejak usiaku 15 tahun.Ayahku meninggal karna kangker paru-paru,Ibu meninggal karna sakit TBC yang sudah lama ia derita. Aku jadi yatim-piatu sejak usia yang masih terbilang Muda.Hari-hariku ku habisi hanya Belajar atau membantuh para petani disawah.Tapi dengan begitu aku tidak perna mengeluh dengan hidupku.Aku sekarang duduk dibangkuh SMA didesaku,Aku adalah murid terpandai disekolah.Tak perna kulalui tanpa belajar dan belajar biar suatu saat aku menjadi orang yang sukses. Ya..yang aku lakukan sekarang adalah "BERDOA,BERUSAHA DAN BERSERAH KEPADA ALLAH" " ILLYANA GENDIS WIJAYA " © 16.apr.2017✅ - ⚠️Private Story‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines