Story cover for Teman Tapi Menikah by penggagumrahasia
Teman Tapi Menikah
  • WpView
    Reads 502
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 502
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published May 07, 2018
Dia sahabat gue.

Selama 13 tahun, gue hanya menunggu dengan tulus tanpa pernah sekalipun menyatakan cinta.

Gue mempersiapkan diri untuk menembak wanita yang tepat di waktu yang tepat.

Dia selalu konsisten menyebutkan permai perkusi gue keren.
Dan gue juga konsisten ingin menjadikan dia teman hidup gue, dari dulu.

Lihatlah usaha gue untuk jadiin lo milik gue selamanya.

Bosan itu pasti, tapi kita jangan pernah saling pergi ya, cha.
All Rights Reserved
Sign up to add Teman Tapi Menikah to your library and receive updates
or
#116temantapimenikah
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Ketika Tulisan bercerita? cover
N O R A [on going] cover
SasuHina - Kau Dimana cover
Bisikan di Balik Rintik cover
SasuHina - I Knew I Love You cover
Si Pemilik Mata Indah cover
HARGA SEBUAH SESAL cover
L.O.S.T Don't Know How to Love cover
Jatuh Cinta Diam-Diam cover
Terjebak Nostalgia cover

Ketika Tulisan bercerita?

4 parts Complete

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.