OSIS & PMR

OSIS & PMR

  • WpView
    LECTURAS 32,865
  • WpVote
    Votos 1,507
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jun 5, 2020
"Vita itu unik, kadang polos kadang baperan, sifat polosnya itu loh bikin gue gemesh pen jitak, tapi sifat baperannya bikin gue kesel sendiri, iya lah dia bapernya ga ke gue,pasti keorang lain, gimana ga cemburu gue mah" - Arjuna Dewanata "Juna itu orangnya sopan, baik, ga aneh-aneh, mayan lah buat standar cogan, tapi gue sama dia belum terlalu tertarik. Anak ketos emang keren, tapi anak basket lebih wow ga sih" - Alvita Natanalia
Todos los derechos reservados
#200
freindzone
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Jodohku
  • DANADYAKSA
  • SECRET
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • AILAH(END)✅
  • Because I'm Stupid (End)
  • SENNTA || ON GOING
  • ADITYA [Proses terbit]
  • ELZEAN [On Going]

Jilan Agatha. Sifatnya susah diatur dan tak mau diatur, berbanding terbalik dengan kembarannya. Jilan panggilannya, kelakuannya jauh dari kategori 'baik.' Pulang malam sudah menjadi rutinitas rutin dalam hidupnya. Mempunyai saudari kembar yang tak selurus membuat Jilan mati rasa! Jinan Agatha, itu adalah kembarannya. Jilan menolak keras untuk mempunyai baju couple bersama Jinan. Bagaimana tidak, baju yang mereka gunakan sedari kecil sama semua yang membedakan hanya warna dari baju tersebut. Ralat, bukan hanya baju saja, tetapi semua barang-barang yang melekat di tubuh mereka selalu sama. Axel Marchelino. Cowok itu berhasil membuat Jilan dan Jinan berada pada fase cinta segitiga. Mencintai cowok yang sama adalah bagian awal dari kisah cinta remaja mereka. Dimulai dari rasa cinta hingga pengorbanan yang tak terhitung mengalir begitu saja. Merelakan rasa sakit demi melihat orang yang di cintai bahagia. Apalagi Jinan yang belum pernah merasakan cinta masa remaja. Seperti air, semuanya mengalir begitu saja. Pengorbanan, rasa sakit, sayang dan kebahagian telah dilalui. Hingga akhirnya salah satu mengalah demi kebahagiaan yang sang kembaran. -Ketika aku mencintaimu dengan tulus, namun dia mengatakan lebih mencintaimu dari apapun. Aku ikhlaskan, untukmu, aku rela- SELAMAT MEMBACA❤ **** WARNING: BANYAK KATA-KATA KASAR DALAM CERITA! #3 in teenfiction #6 in fiksiremaja

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido