Aku berfikir kita tidak mempunyai kesempatan untuk bersatu, banyak tantangan yang membuat kita sulit untuk menerima kenyataan bahwa bersatu adalah khayalan belaka, bukankah kamu juga berfikit begitu?
Atau mungkin hanya aku yang berfikir seperti ini, membuatku terlihat seperti terlalu berharap untuk bersamamu?
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
kamu itu seperti awan dan aku seperti angin
semakin angin mendekati awan
semakin jauh dan semakin cepat awan menghilang.
tapi apakah ada kesempatan untuk saling bersatu?