Partikel Versus Parasit [end]

Partikel Versus Parasit [end]

  • WpView
    MGA BUMASA 404
  • WpVote
    Mga Boto 40
  • WpPart
    Mga Parte 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Nov 6, 2025
"Baiklah silahkan pergi. Tapi gue janji setelah Lo balik Suci gak bisa kembali ke Lo" kata Abizal. "Asal Lo tau, Lo dekat sama Suci sama aja Lo genggam bunga mawar yang penuh duri" tegas Rehan, dengan tatapan serius ke Abizal. "Maksud Lo apa?" Tanya Abizal yang Bingung. "Jangan Menjadikanku Bunga Indah yang nampak menyedihkan dengan perlahan jatuh ketanah dingin dan hanya menyisahkan duri. Lebih baik Jadikan Aku Bunga Dandelion yang tampak biasa namun kelak Akan terbang bebas mengikuti arah angin bertiup" -Suci. #jangan plagiat ide murni orang. #yang plagiat dan copas aku doain Tuhan balas secepatnya.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • eternal flower
  • Dandelion[Completed]
  • Indah Di Awal Kisah
  • More Than Senior
  • PLANET🌙
  • LOVE STORY QIANARRA
  • Dear... Nadin From *Anonymously*[Selesai√]
  • Lo, Tunangan Gue !!! [Sudah Terbit]
  • Dangerous Couple [End]

Azelia adalah seorang gadis yang begitu mencintai alam. Alam adalah tempat ia merasa hidup, tenang, dan bebas. Dari gemericik air sungai, desir angin hutan, hingga wangi bunga liar yang bermekaran-semuanya menjadi bagian dari jiwanya. Namun, di antara semua keindahan itu, hanya satu bunga yang selalu mengisi mimpinya: *Bunga Keabadian*. Bunga legendaris yang dipercaya hanya tumbuh di puncak Gunung Aeloria, tempat yang sunyi dan suci, jauh dari jangkauan manusia biasa. Konon, bunga itu tidak boleh dipetik. Sebab siapa pun yang mencoba membawa bunga keabadian dari tempat tumbuhnya, cinta yang ingin ia persembahkan justru akan layu dan hilang arah. Namun jika seseorang membawa orang yang dicintainya ke tempat di mana bunga itu tumbuh, maka cinta mereka akan bersemi abadi-seperti bunga itu sendiri, yang tak pernah gugur meski waktu berlalu. Azelia memimpikan seseorang yang kelak akan membawanya ke sana. Bukan untuk memberikan bunga itu kepadanya, tapi untuk *berjalan bersamanya*, berdiri di hadapan keajaiban alam, dan memaknai cinta dalam keheningan yang tak butuh kata.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman