Jemari kau genggam disaat aku merasa bimbang
Bahu kau beri disaat aku merasa kalah dipecundangi
Kecupan berulang disaat rindu terpecahkan
Kata pujian disaat kau ada kemauan
Aku beri tanpa terlebih dulu meminta balasan
Lalu, dimana salahnya? hingga buat kau mendua tinggalkan raga dengan batin ini yang tersiksa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
haruskah berulang kali kau memberi harapan kemudian menghancurkannya begitu saja?
tolong lepaskan aku dari jeratan pesona mematikan mu itu.
aku jengah dengan tingkah mu.
pergi dan biarkan aku hidup.
bisakah?