My Savior

My Savior

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 21, 2018
9 tahun yang lalu semuanya bermula. Hanya karena jumlah luka mereka mencoba bersama. Saling menguatkan meski tahu diri sendiri rapuh tak tersentuh. 9 tahun yang lalu semuanya bermula. Menjejakkan titik bahagia tanpa syarat, meski dengan juang yang melarat. Mereka bertahan saat badai dingin datang. Mereka berlindung saat angin mencoba menghembuskan. Mereka menerjang saat air laut meluluhlantahkan. 9 tahun yang lalu semuanya bermula. Membuat bekas luka yang tak mengerti kapan akan hilangnya. Membuat salah satu diantara titik kemungkinan bersedia mengajukan diri. Dia mati, yang satunya ikut sekarat. Dia hilang, yang satunya ikut menyemu. Kadang di bawah bintang harapan, si semu bicara dalam doanya. "Jadi kini aku sendiri lagi. Tertinggal masa yang kadang menyebalkan pada takdir. Kini aku sendirian. Maaf mengecewakan." -TAMAT- Gk deng, ini cuma kesimpulan dari cerita yang bakalan aku buat. Please, I need respond😋😊😊
All Rights Reserved
#104
virgo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA
  • (Bukan) Keluarga
  • Bianglala
  • My Junior My Love ✔️
  • Behind the Silence
  • Self Injury's(complete)✔
  • MY BELOVED STAR (Discontinued)
  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • • EUTANASIA •

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines