Marvel Giovano Aldric.
Tampan? Iya. Kaya? Mall aja bisa dia beli. Pintar? Nama lainnya sih 'titisan Einstein'. Baik? Banget.
Cowok tampan dengan sejuta pesona yang sangat sulit untuk dilewatkan. Cowok pemilik senyum yang manis.
Punya predikat sebagai Ketua OSIS dengan segudang prestasi, sudah mendapat citra yang baik dihadapan seluruh guru, punya banyak fans, dan tentunya follower yang sedikit lagi melewati followers para artis. Cowok unik, titisan Albert Einstein, yang punya kebiasaan membuat soal Fisika sebelum tidur. Cowok yang dikenali oleh semua warga SMA Antartika (tukang kebun sekalipun). Gampang kedinginan, makanya punya banyak sekali hoodie, sweater, dan jaket bomber, phobia kembang brokoli, suka cokelat panas, suka futsal, suka mengoleksi topi, suka main rubik, suka tentang luar angkasa, punya cita - cita jadi Astronot, dan suka Kayla.
Cerita klasik yang sedikit anti mainstream.
Ini cerita Alvian si pemuda manis yang terkenal dengan julukan preman atau brandal sekolah. Meski brandal Alvian merupakan murid yang mumpuni baik di bidang akademik maupun non akademik.
Alvian juga bukan cowok brengsek yang suka bermain perempuan, ia selalu ingat nasihat dari ibu panti yang tidak boleh mempermainkan hati perempuan, karena sejatinya perempuan adalah makhluk mulia yang layak di jaga dan di hormati.
Lalu bagaimana jadinya jika Alvian si brandal sekolah bertransmigrasi ke dalam tubuh Alvian si antagonis novel?
"Anjir Cok, ya kali gua harus jadi antagonis!? Mana entar mati konyol lagi"
Apakah yang akan dilakukan oleh Alvian selanjutnya?
ikuti kisahnya di "Alvian second life"
***
-Bahasa tidak baku
-Terdapat kata kata kasar dan umpatan yang tidak boleh ditiru
-Just brothership not bxb or bl
MURNI DARI PIKIRAN SENDIRI
WARNING!!!
Kalau gak suka ceritanya silahkan pergi baik baik, jangan komen yang gak gak buat mata saya sakit.
Hargai penulis jadi penulis itu gak mudah.
Jangan terlalu menggunakan logika, ingat cerita ini hanya fiksi paham "HANYA FIKSI."