Dear My Mom.

Dear My Mom.

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 20, 2020
Aku dibesarkan dari sebuah keluarga yang sangat taat beragama. Aku adalah anak tunggal, tapi hidupku tidaklah seberuntung yang kalian kira. Jauh dari kata bergelimang harta, hidup kami sangatlah pas-pasan. Bahkan bisa dikatakan serba kekurangan. Hidup ku semakin menderita saat ayah meninggalkan kami berdua untuk selamanya. Yah memang berdua.. terpaksa berhenti kuliah, aku harus bekerja untuk melanjutkan hidup bersama ibuku. Hanya ibu, satu-satunya keluarga yang aku punya saat ini. Aku bekerja mati-matian untuk bisa membahagiakan ibu. Tapi seketika hidupku hancur, tatkala melihat orang yang aku sayangi berbaring lemah tak berdaya. Ibuku divonis terkena leukimia. Sampai tiba saatnya aku menyerah pada dunia. Aku menjual diriku, aku sudah tidak peduli dengan kealiman dan kepolosan ku yang tertutupi dengan hijab ini. Bahkan nyawaku akan kuberikan untuk ibu. Aku berjalan menuju club' malam. Ku tawarkan kehormatan ku pada mucikari itu. Aku di lelang dengan harga yang tinggi. 350 juta, ucap kakek tua di seberang sana. Hati ini menjerit. Ingin rasanya ku akhiri hidupku, 400 juta, suara bandot tua itu. 500 juta, ucap pria yang umurnya sedikit diatasku. 1 miliar. Terdengar suara bariton yang menawarku dengan harga 1 miliar. Yah aku terjual dengan 1 miliar. Hina sekali diriku, aku merasa jijik mendengar apa yang diucapkan MC itu. Kehormatan ku terjual dengan harga segitu. Tapi aku harus melakukan itu, jika tidak nyawa ibulah yang menjadi taruhannya. Dan betapa terkejutnya aku melihat siapa yang berhasil memenangkan diriku. Pria tampan itu,yang tak lain dan tak bukan adalah pemilik perusahaan dimana aku bekerja. Dia adalah bos ku . Musuh bebuyutan ku. Orang yang sangat aku benci. Bahkan melihatnya saja aku sudah muak.bagaimana nasibku bila setiap hari harus berurusan dengannya.aku tidak akan bisa, Tuhan!!! Masih kurang kah penderitaan yang kuu alami ini?? ..inilah kisahku
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah baru untuk Ibu
  • Di Antara Kita (END)
  • MY UNIVERSE - RORASA
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • Setelah Hujan ( End ✔)
  • Bitch Daughter (Putri Kupu-kupu Malam) SELESAI✓
  • Angel To Raya (END)
  • Mantan Housekeeper Bos! (Housekeeper Series)
  • I Love You

Akhirnya, apa yang aku impikan terwujud. Aku bisa membangun rumah baru untuk Ibu. Setelah lima tahun lamanya, aku bekerja keras mengumpulkan uang untuk bisa memiliki rumah sendiri. Aku pandang wajah Ibu, terharu ketika pagi itu, kami bawa dari kontrakan, melihat rumah baru. Sebelumnya kami sengaja, tidak memberi tahu ibu, apa maksud kami membawa beliau kesana. Kami, menutup mata Ibu dan Ayah, sambil berjalan tiga meter dari kontrakan. Kami seperti adegan petak umpet. Tidak lama kemudian, kami membuka mata mereka melihat kejutan ini. Kedua Orangtuaku seolah tak percaya, melihat rumah yang lumayan besar dan mewah, model minimalis, tengah berada di depan mata mereka. Dua tahun setelah itu, aku dilamar seorang ustad, yang mana dulu waktu kecil ibu, sering membantunya, waktu ia kehilangan kedua orangtua, sengaja membiarkannya karena mereka sibuk dengan dunia masing-masing. tak ku fikirkan lagi David yang hilang, dan tak ku hiraukan kabarnya lagi, ibaratkan hilang ditelan bumi, entah kemana. Yang ku ingat adalah rasa sakit yang menyayat hatiku sampai sekarang. menjelang ku bertunangan, tanpa disengaja kami bertemu lagi, disebuah tempat. Aku heran, melihat pandangannya padaku, berbeda. yang mana, dia melihatku penuh haru dan penyesalan, atas perbuatan buruknya kepadaku, dia tak tahu waktu itu, aku difitnah oleh salah satu karyawan kantor yang tidak suka padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines