We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hijrahku Hidupku

Hijrahku Hidupku

  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 1, 2018
WpInfo
Fiction
Social Themes
Abilla Yonna, seorang siswi SMA, dia ini mungkin bisa di sebut sebagai cewek yang labil dengan keputusan yang di buatnya. Ia juga memiliki masa lalu yang kelam. Sehingga ia bertekad untuk berhijrah menjadi lebih baik. Tetapi ada saja yang membuatnya jauh dan lupa dengan Allah swt. Apakah ia akan sukses dengan tekadnya itu... . . . Ini wattpad pertama ku, mohon maaf jika banyak salah dalam mengetik
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • You And Me, Can We? [On Going]
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • CINA-CINTAKU (SELESAI)
  • Hold It Before It's Gone
  • New Destiny
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • ALYA (END)
  • I'm Alvin [On Going]

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines