Just For You

Just For You

  • WpView
    Reads 171
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing3h 8m
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 25, 2019
Duduk diam di koridor kampus dengan lalu lalang banyak mahasiswa. Tapi Nami masih merasakan kesepian. Ditengah panas terik dia tertawa dengan teman-temannya tapi dia tau di dalam hatinya terukir luka yang cukup dalam oleh seorang yang ia harapkan menjadi yang terbaik baginya. Harapannya lara saat ia mengetahui kabar buruk yang menimpanya.. hatinya sakit.. dan saat itulah ia menjadi orang yang sering berpura-pura.. pura-pura dalam keadaan baik baik saja, tebar senyum kebahagian, padahal ia sedang tidak baik baik saja.. yaa menurutnya ini lebih baik Kini dia hanya bisa menunggu, entah menunggu sampai kapan. Menunggu kebahagiaannya kembali pulang, kembali kedalam hidupnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nyangga
  • JAM PASIR
  • BANDOENG DIKALA MALAM [ON GOING]
  • My Best Mama
  • BUBAR JALAN
  • Shinjitsu No Koi
  • Broken
  • Shanarqie
Nyangga

Kumpulan kisah-kisah dengan segala keberagaman yang tercipta karena ada, kalau gaada berganti ( ) eh apa ya... Memang agak aneh sih ini dibuat, tapi ini pernah terjadi dalam keseharian. Menarik sih, tapi bisa saja mengulur. Kan kalau lagi main layangan begitu. Eh apasih! Bersembunyi terkadang tanpa disadar, berada paling bawah, memberikan dampat diatasnya entah besar mau pun kecil. Yang jelas sesuat ini harus diciptakan, bisa di kotak-katik sesuai selera. Suatu alasan mengapa semua terjadi? Dan ada penyelesaian jawaban, lalu mencoba mendiami atau merombaknya. Pikirkan. Bukan begitu sekarang dinikmati untuk menuntut setiap tangga nada terucap pada garis tak beirama, tanpa atlas dunia. Rumah. Dari sini senantiasa mencoba menjadi penengah, meski terkadang salah juga. Habis melihat yang berdebat tak menimbulkan titik temu. Beruntung nya ada papan tiang yang menunjukan bahwa ada jalan bebas hambatan dari segala persoalan. Hadir dalam jeda, walaupun mungkin di antara atas dan bawah. Muncul dari ruang kecil. Menopang, sebelum itu terjadi di bagian paling bawah ada yang harus dikuatkan. Sebelum menggelar. Tapi kalau sudah terlanjur engga ada salahnya. Kan bisa di benahi, masih ada sapu, pel, serta pewangi kalau dicari atau ditunggu, mungkin. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines