Happy Infected World Day

Happy Infected World Day

  • WpView
    Reads 5,112
  • WpVote
    Votes 510
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 26, 2022
WpInfo
Fiction
Science Fiction
[The Lust of Us Series I] SEBENARNYA aku benci momen ketika berita dadakan agar segera meninggalkan kota itu muncul mengejutkan semua orang. Dengan alasan virus infeksi mematikan yang menular, pastilah sambil panik dan bergegas, sembari mengumpat pula orang-orang waktu itu. Sebagai kota dengan akses kota yang masih terbuka lebar dan belum diblok seperti kota lain, Artenfal menjadi tujuan yang diinstruksikan dalam berita. Dengan alasan yang tidak masuk akal, intinya orang-orang di Centrium harus cepat mengungsi ke sana hanya dalam waktu 2,5 jam. Panti asuhan tempatku dibesarkan terlalu terpencil dan jauh dari gerbang akses Artennfal. Berlabelkan "orang-orang yang tertinggal tepat beberapa menit setelah gerbang ditutup", aku dan yang lain terpaksa kembali ke Centrium karena sebuah permintaan di balik gerbang.
All Rights Reserved
#203
apocalypse
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Virus Z
  • Foreign Virus (LENGKAP)
  • ɪ'ʟʟ ᴛᴀᴋᴇ ᴄᴀʀᴇ ᴏꜰ ʏᴏᴜ  < Slow Up >
  • RED CITY : ISOLATION
  • World Of Chaos
  • Biopocalypse
  • Age of Undead 89 [2015]
  • How to Escape||Outbreak Unleashed
  • How to Survive

Mereka berlarian. Dengan baju yang berlumuran darah sudah terkoyak-koyak, celana robek yang tidak beraturan, kaki yang entah beralas atau tidak, mereka terus berlarian dengan teriakan yang keluar dari mulut mereka. Momen itu.. adalah momen yang paling mengerikan di daftar kehidupanku. Momen yang tidak bisa kuhapus dari memori yang terdata di dalam otakku. Anak-anak kecil menangis mencari orang tua mereka yang entah berantah dimana, para laki-laki sibuk mencari alat untuk menjadi tameng pelindung mereka, para perempuan hanya bisa berteriak ketakutan dan pasrah. Aku hanya terdiam melihat mereka yang kalang kabut tak karuan. Erangan dan desahan keluar dari mulut mereka yang berlumuran darah. Suara-suara itu mulai terdengar banyak saat aku melihat ke arah gerbang asramaku. Gerbang yang selalu melindungiku dari tangan-tangan masyarakat yang kotor, sekarang dipanjati oleh orang-orang yang terjangkiti virus. Virus yang sangat langka tapi sangat dibenci oleh para manusia di muka bumi ini. Jika kau terjangkiti oleh virus ini, kau akan menyesal seumur hidup . Keluarga, saudara, bahkan orang-orang yang menyayangimu akan menangis melihatmu berlarian dengan mulut yang berlumuran darah. Jadi, aku hanya bisa menyarankan untukmu dan orang-orang yang membaca kisahku untuk lebih berhati-hati dalam keadaan apapun. Maupun itu hanya membeli permen. Karena kita tidak tahu kandungan apa yang terdapat di dalam permen itu. Entah glukosa, gula, laktat, dan apa saja yang terkandung di dalam itu. Bahkan, virus. Bisa jadi, permen lollipop yang saat ini sedang kau jilat mengandung virus yang sangat kau benci ini. Kumohon! Bacalah kisahku ini! Agar orang-orang yang kau sayangi tidak mengalami hal yang sama dengan yang kurasakan... Kumohon....

More details
WpActionLinkContent Guidelines