Silhouette of Memories

Silhouette of Memories

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 22, 2018
5 tahun menanti bukanlah waktu yang sebentar dan bayaran semua itu adalah kebersamaan yang hanya sekejap mata. "Sejak dulu kalimatnya hanya penenang buat ku, janji yang ia utarakan hanya kepalsuan, hanya kiasan semata. aku pun tau, namun aku memilih tetap diam memainkan peran dan tetap bertahan hingga akhirnya hati ku memilih menyerah, berhenti berharap pada sesuatu yang memang harus dilepaskan" - Aku "Aku membuat janji untuknya dan aku yang mengingkarinya. Maaf, karena telah membuat janji yang bahkan diriku tak tau cara menepatinya. Aku tak bisa berjuang melawan jarak dan juga pertahananku terlalu rapuh untuk sebuah kebosanan yang membuat aku tak bisa lagi bersamanya" - Dia
All Rights Reserved
#979
sayang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Story Of Diana [ Berhenti ]
  • Past Love Part 1
  • Always Loving You
  • The Velvet in Love ( Selesai )
  • Nadira
  • Slice of Love
  • Filosofi Penantian || TERBIT
  • Akhir Penantian Diujung Senja
  • Senja Tanpa Jingga
  • Her&Lass True Story

" aku tahu ribuan kalimat kau tulis untuk memberi tanda bahwa kamu selalu sabar menungguku, yang seolah-olah kauingin mengatakan pada dunia bahwa kamu sangat mencintaiku dan berharap aku mengerti itu. Oke aku tahu tentang tanda-tanda yang kau kirimkan itu, tapi aku memilih untuk diam. Bukan berarti aku sedang memberi harapan palsu padamu dan pura-pura tidak melihatmu, hanya saja kamu terlalu abu-abu... aku selalu bertanya-tanya pada diriku... Akankah tulisan itu untukku? Apakah kau benar-benar menungguku? atau kau sedang menunggu siapa? Lantas jika benar itu aku, mengapa kau tak benar-benar memperjuangkan hatiku. Kau biarkan aku terbang dengan prasangka-prasangka buruk untukmu.. Maaf .. sepertinya penantianmu kini tak berarti apa-apa untukku. tolong jangan datang lagi, aku lelah.. " Dariku, Diana Copyright Mei 2017 by Emilda Fajriah DILARANG MENJIPLAK ATAU MENULIS ULANG!!!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines