Silhouette of Memories

Silhouette of Memories

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 22, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
5 tahun menanti bukanlah waktu yang sebentar dan bayaran semua itu adalah kebersamaan yang hanya sekejap mata. "Sejak dulu kalimatnya hanya penenang buat ku, janji yang ia utarakan hanya kepalsuan, hanya kiasan semata. aku pun tau, namun aku memilih tetap diam memainkan peran dan tetap bertahan hingga akhirnya hati ku memilih menyerah, berhenti berharap pada sesuatu yang memang harus dilepaskan" - Aku "Aku membuat janji untuknya dan aku yang mengingkarinya. Maaf, karena telah membuat janji yang bahkan diriku tak tau cara menepatinya. Aku tak bisa berjuang melawan jarak dan juga pertahananku terlalu rapuh untuk sebuah kebosanan yang membuat aku tak bisa lagi bersamanya" - Dia
All Rights Reserved
#151
pergi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Two Times For Love
  • Akhir Penantian Diujung Senja
  • BUKA HATI (Completed)
  • LOVE IS NOT A CHOICE
  • Her&Lass True Story | AU
  • The Velvet in Love ( Selesai )
  • RANNA
  • AFTER (COMPLETE)
  • Filosofi Penantian || TERBIT
  • Be Present and Stay

Mungkin, aku harus bisa menerima semuanya. Mungkin, aku harus bisa merelakan segalanya. Rasa cintaku dan rasa cintamu Telah menjauh seiring perbedaan jarak itu. Tak ada cinta yang abadi. Meski kusudah mengucapnya berkali-kali. Semuanya telah usai saat menit telah berganti. Dan langkahku masih saja terhenti disini. Mengharapkan serpihan cintamu yang tertinggal. Kusimpan dalam hatiku yang sulit tertanggal. Aku takkan melupakanmu, tak membencimu. Tak ada sesuatu apapun yang perlu diingat kembali. Kecuali jika takdir merubahnya suatu hari nanti. -Yufaina Fuzami-

More details
WpActionLinkContent Guidelines