Ever After

Ever After

  • WpView
    Reads 7,225
  • WpVote
    Votes 397
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 9, 2019
Jana merasa kisah Cinderella sangat cocok untuk menggambarkan kehidupannya - yatim piatu, tinggal bersama keluarga yang tidak menyukainya, dan harus bekerja keras untuk menyambung hidup. Minus, bagian di mana Cinderella bertemu dengan pangerannya. Semuanya berubah ketika Jana bertemu Jove, cowok baru di sekolahnya yang ganteng dan keren. Tidak seperti anak-anak lain di sekolah yang mengucilkannya, Jove selalu memperlakukannya dengan istimewa - sehingga Jana merasa begitu bahagia. Hingga tiba-tiba Jove hilang tanpa kabar. Selang beberapa waktu setelah kepergiannya, muncul sosok baru di sekolah yang juga bernama Jove. Mungkin itu suatu kebetulan, kecuali cowok dingin yang bernama Jove itu memiliki wajah yang sangat mirip dengan Jove yang dikenal Jana. Lalu, siapakah Jove yang dahulu ia kenal - dan siapa Jove yang baru ia kenal ini? Apakah mereka berdua memiliki hubungan? Dan mungkinkah, hati Jana berpindah ke 'Jove' yang lainnya?
All Rights Reserved
#1
cinderellastory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A New Beginning
  • Senorita in Trouble
  • ALVANO ALASTAR
  • Semu [Completed]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Planet Tanpa Nama (18+)
  • Not So Cold Mr.Boss (End)
  • LOVE in SILENCE
  • Laskar Jingga
  • PENA ASMARA | TAMAT✅

Hidup yang dirasa sudah cukup happy bagi seorang adelia dengan menjadi budak corporate, punya keluarga yang suport, dan teman-teman yang selalu menghiburnya Tapi tidak dengan urusan percintaan, adelia selalu menghindari hal-hal yang berbau asmara. cukup menjadi pelajaran dimasa lalunya. Namun hal tersebut yang menajadi bahan bercandaan bagi teman-temannya dan ajang pencarian jodoh untuknya. " del, tadi ada yang liatin lo terus tau" "mana mana" bukan adelia yang menjawab namun teo yang terlebih dulu menyahut, "isshh, mulai keponya" timpal clara "siapa tau jodohnya si adel" "bener tuh kata si teo" balas clara adelia yang tidak berhenti memandang sosok di depannya yang berjalan tegap dengan kedua tangan dimasukan kedalam saku celananya, tatapan dengan sorot mata yang teduh itu sedang menatapnya. Tatapan dengan mata coklat indah yang mampu menenangkan sekaligus meluruhkan setiap yang memandangnya. "how are you adelia?" sapa orang tersebut tersebut Adelia yang hanya mematung menatap seseorang di depannya seperti tidak percaya akan bertemu kembali dengan dia serta mendengar suaranya. Apa dia akan meluruhkannya lagi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines