Aci'
  • WpView
    Reads 2,410
  • WpVote
    Votes 236
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 21, 2019
[Little bit different from another story] "Ketika bunda lebih sayang mbak daripada gua, abang lebih perhatian ke mbak , dan ayah yang selalu nurutin mbak . Dibanding bandingin sama mbak ? Makanan gua sehari hari itu mah"- gua "Kalo ada yang bilang sekuat kuatnya kita pasti punya kelemahan, sori gua mah udah pro soal kuat kuatan hati "- gua "..."-semesta Selamat datang di hidup gua yang penuh lika liku seperti jalan menuju bakauheni dan sealot cireng dingin Non baku, banyak typo
All Rights Reserved
#151
tears
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Between Grief
  • gua abang lo bukan ade lo
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • Suddenly, Became Twin Brothers
  • LINGGA (END) ✔️
  • D I A

Budayakan sebelum membaca memberikan vote and komen yahh "Gua ga buta buat ngebiarin adek gua sendirian keluyuran apa lagi ni hari ga bersahabat. Bisa bisa lo demam lagi Ndra belum juga lo sembuh bener" kata seseorang itu yang adalah Gio, abangnya Andra

More details
WpActionLinkContent Guidelines