Terlalu Setia

Terlalu Setia

  • WpView
    Reads 169
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 20, 2020
'Cobaannya orang yang terlalu setia itu ya susah move on." - Renantha Ayrinn Fairynna, 16th. Kenapa orang-orang di luar sana dengan mudahnya bisa menjadi Fakboi or Fakgurl? Sementara gue disini dilahirkan dan ditakdirkan menjadi manusia yang Telalu Setia? Saking setianya bikin gue kesusahan buat move on dan harus melatih diri hingga menjadi 'Terlatih Patah Hati' kaya lagunya The Ujan gitu. Miris juga kalo diinget-inget kisah cinta gue :') Gimana sih kisah perjalanan cintanya Renantha yang rumit itu? Simak terus yuk ceritanya! Jangan lupa tinggalkan jejak yaa❣️
All Rights Reserved
#264
sweet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Got It
  • SOLITUDES
  • Pangeran Kelas
  • Embrace Me
  • CARAKU MENDAPATKANMU
  • Aerilyn
  • RadenRatih
  • My Bromance [18+] End
  • Savero Archandra || Haechan || END

Satria Evandra Arbani, laki-laki itu hanya menginginkan bertemu kembali dengan Clara Regina Anandhina, perempuan yang dipacarinya enam tahun silam. Saat mereka masih merasakan indahnya, cinta di masa putih abu-abu. Sebuah peristiwa terjadi, mengakibatkan Satria tak bisa bertemu dengan Clara lagi. Bertahun-tahun laki-laki itu selalu mencari. Tenggelam dalam keputus-asaan dan rasa bersalah. Hingga di suatu sore, keduanya kembali bertemu. Meski Satria tahu, Clara sudah tak sama lagi seperti dulu. Perempuan itu berubah menjadi sosok dingin yang penuh luka. Satria langsung menyadari jika dirinyalah yang merubah sosok Clara. Apa yang Satria lakukan untuk membuat perempuan itu kembali padanya? Di saat ada sosok lain yang mengakui Clara sebagai tunangannya. -------------- "Pergi!" Clara memejamkan matanya erat-erat. Tak sudi menatap sosok itu. "Pergi dari sini!!!" "Ra--" suara Satria tercekat. Menatap sosok di hadapannya penuh luka. "Aku mohon--" "Pergi!" Clara terus berteriak, matanya kini menyorot nyalang. "Pergi! Pergi! Pergi!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines