Tuhan, Aku Rindu

Tuhan, Aku Rindu

  • WpView
    Lecturas 54
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jun 7, 2018
WpInfo
Ficción
Romance
Semuanya berubah semenjak Siska bertemu dengan Arkan Dahulu yang mencintainya dengan tulus tapi di Tolak dengan cara memalukan. Tapi sekarang, yang di tolak pun berubah dalam hal segalanya yang membuat Siska menjadi pengikut setianya. Bukan karena hal itu pula, karena Siska muak dengan kekuasaan yang Arkan miliki sehingga keluarganya sengsara Selamat membaca
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ArKa (End)
  • Disguise... [END]
  • Kakak Kelas Terindahku Shania
  • Cinta Arleta
  • Kara: I Left God at The Door
  • PENGORBANAN CINTA YANG SALAH
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • tentang sebuah rasa

Typo bertebaran! Belum di revisi!!! "Tadi pas gue pegang lo, lo bilang bukan mahrom tuh maksudnya apa?" Mendapat pertanyaan tersebut membuat Chika menoleh dan melihat mata Arya sekilas. Entah mengapa ia tidak kuat jika harus menatap pria itu. "Itu... Maksudnya laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom, tidak boleh berpegangan atau bersentuhan. Kecuali udah menikah" jelasnya. "Orang tua?" tanya Arya lagi. "Boleh, saudara kandung juga boleh, saudara laki-laki atau perempuan dari orang tua juga boleh, keponakan laki-laki atau perempuan juga boleh, kakek nenek kandung juga boleh, dan pelayan tua. Itu sih kayaknya yang boleh," Jelasnya memperhatikan bibir pink dan tebal milik Arya. "Gue sama lo?" tanya Arya lagi. "Nggak boleh, kecuali kita udah nikah," jawabnya spontan. Membuat ia membelalakkan matanya karena kaget dengan ucapannya. Arya yang melihat tingkah Chika pun malah terkekeh. "Lo mau nikah sama gue?" goda Arya. "Idih! Ogah banget!" ujarnya dengan suara yang meninggi. Lagi-lagi ia tidak bisa menahan dirinya. "Santai aja kali," jawab Arya santai.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido