Temuilah Bayu, pemuda 18 tahun. Dendam telah menghitamkan hatinya. Segudang masa lalu yang menyakitkan sudah terlanjur membuatnya percaya bahwa ending bahagia hanya ada dalam dongeng. Hidup tidak pernah berpihak padanya. Dendam adalah satu - satunya yang membuatnya tidak mencoba menancapkan pisau di lehernya sendiri sampai sekarang.
Temuilah Shakti. Gadis naif yang bertekad untuk menjalani kehidupan yang diberikan kepadanya sebaik mungkin. Sebahagia mungkin. Menurutnya, hidup ini indah bagi mereka yang bersyukur dan berupaya untuk menjalani kehidupan sebaik mungkin. Tidak. Kehidupannya tidak sempurna. Tapi jika bukan dia yang membahagiakan dirinya sendiri. Lalu siapa lagi?
Bagai Yin dan Yang. Mereka saling bertolak belakang. Mereka berbeda dalam segala hal.
Tapi mengapa seakan ada tangan tak kasat mata yang menarik mereka satu sama lain.
Mimpi - mimpi aneh yang terus berulang....
Masa lalu yang lebih pahit dari pada yang bisa mereka duga...
Selamat datang!
Selamat Jatuh cinta...,
...pada indahnya asa dan perihnya nestapa...
STATUS : END. (ADA BEBERAPA YANG AKAN DI REVISI!)
KALO MEWEK JANGAN SALAHIN GUA.
Aidan, seorang remaja yang menjadikan kata-kata sebagai pelariannya, selalu percaya bahwa menulis adalah cara untuk menjaga kenangan tetap hidup. Namun, ia tidak pernah menduga bahwa tulisannya suatu hari akan dipenuhi oleh cerita tentang seseorang yang datang tanpa rencana-Nara.
Awalnya, Aidan dan Nara adalah dua orang asing. Tapi pertemuan mereka di perpustakaan sekolah menjadi awal dari kisah yang menyentuh hati, di mana mereka berbagi sudut pandang berbeda tentang kehidupan. Di antara tawa, percakapan mendalam, dan keheningan yang penuh makna, mereka mulai menemukan kenyamanan dalam kehadiran satu sama lain.
Namun, di balik senyum Nara yang hangat, ada rahasia yang perlahan terungkap, sesuatu yang mengubah arah perjalanan mereka. Melalui hari-hari yang penuh emosi, Aidan menyadari bahwa beberapa kenangan tidak bisa dijaga selamanya-tetapi bisa diabadikan dalam kata-kata yang tak akan pernah hilang.