CACING PITA

CACING PITA

  • WpView
    Reads 13,247
  • WpVote
    Votes 1,074
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadComplete Mon, Jul 15, 2019
"Woi, Pita! Nikah loh sama gue!" "MATI LOH SAMA GUE CACING!" Jangan remehkan apa yang sekarang ada di sekitarmu, karena suatu saat nanti, itu yang bakal kamu rindukan. Kamu bakal kangen, gimana perhatiannya dia padahal kamu risi sendiri. Dia yang bawel ngingetin ini itu, dia yang kuatin kamu pas lagi rapuh, dia yang ketawa padahal lelucon kamu gak lucu tapi apa pun bakal dia lakuin buat bikin kamu senyum lagi. Intinya, kamu bakal kangen apa yang dulu pernah kamu lukain. Dan di saat kamu mau berjuang buat dapetin semua itu lagi, kamu gak bisa. Waktumu sudah habis.-Cacing Bisakah diulang kembali?-Pita Ikuti cacing pita hingga ke tanah ya.
All Rights Reserved
#56
berdua
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • KHALILA AND OTHERS
  • Setelah Kita Putus (Sudah Terbit)
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • Maria Broken Heart To My Love(Slow Update)
  • HaluNatasha
  • ROLANDA (√)
  • Valcano
  • LANGIT & BULAN
  • Pangeran Kelas
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines