CACING PITA

CACING PITA

  • WpView
    Reads 13,258
  • WpVote
    Votes 1,074
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadComplete Mon, Jul 15, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Woi, Pita! Nikah loh sama gue!" "MATI LOH SAMA GUE CACING!" Jangan remehkan apa yang sekarang ada di sekitarmu, karena suatu saat nanti, itu yang bakal kamu rindukan. Kamu bakal kangen, gimana perhatiannya dia padahal kamu risi sendiri. Dia yang bawel ngingetin ini itu, dia yang kuatin kamu pas lagi rapuh, dia yang ketawa padahal lelucon kamu gak lucu tapi apa pun bakal dia lakuin buat bikin kamu senyum lagi. Intinya, kamu bakal kangen apa yang dulu pernah kamu lukain. Dan di saat kamu mau berjuang buat dapetin semua itu lagi, kamu gak bisa. Waktumu sudah habis.-Cacing Bisakah diulang kembali?-Pita Ikuti cacing pita hingga ke tanah ya.
All Rights Reserved
#49
jadian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • Valcano
  • Setelah Kita Putus (Sudah Terbit)
  • Favorite Wound
  • You Are Mine [Terbit]
  • MISSHELLA ✔
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • LANGIT & BULAN
  • are YOU for ME? (Completed) REVISI
Hopeless

Repost update rutin setiap Rabu, Jumat dan Minggu di jam 8 malam :"-) :::: Kita adalah kisah happy ending dengan epilog yang menyakitkan. :::: "Sakit." Bukan. Bukan lukanya namun perasaannya. Ia menarik napas panjang, dadanya teramat sesak, bahkan bernapas pun begitu menyakitkan. "Tuhan, tolong dengar, aku mau pulang." Lirihan yang penuh duka keluar begitu saja. Semesta seolah senang melihat senyum di sudut bibir Jeslin bertambah pudar. "Aku hanya penikmat luka yang tidak pernah mengerti cara untuk sembuh." "Terluka lalu lupakan" "Sulit, tapi aku sanggup." "Terima kasih atas semua luka yang tak pernah berujung."

More details
WpActionLinkContent Guidelines