Story cover for Hujan  by KeyTheWorld
Hujan
  • WpView
    Reads 1,855
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 1,855
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 10
Complete, First published May 11, 2018
Dengan setiap tetesnya aku bercerita,
Tentang bagaimana sebuah kisah bermula,
Yang pada awalnya aku kira ini hanyalah hujan biasa.
Tapi siapa sangka, setiap tetesnya bisa memberikan warna.
Padaku dan juga padamu.
Walaupun kan ada badai didepan sana,
Percayalah, saat awan tersibak, indahnya cahaya mentari  akan menyinari hati yang merona.
Percayalah,
Hujan memiliki sejuta kisah
All Rights Reserved
Sign up to add Hujan to your library and receive updates
or
#778hujan
Content Guidelines
You may also like
Liberosis by syahdakhairunnisa0
29 parts Ongoing
"Kamu emang anak yang gak berguna! Saya menyesal sudah membesarkan kamu! Apa yang bisa saya banggakan? Gak ada!" "Memang gak ada! Gak ada yang bisa Papa banggain dari aku. Meskipun aku udah berjuang selama ini, itu semua gak ada artinya untuk Papa!" "Anak kurang ajar!" PLAK! Di tengah derasnya guyuran hujan, pria belasan tahun itu melangkah tertatih-tatih dengan darah yang mengucur dari pelipisnya. Wajahnya penuh lebam, sudut bibirnya robek, menyisakan rasa perih yang begitu luar biasa ketika bercampur dengan air hujan. Ia berjalan tak tentu arah di pinggir trotoar, kaos hitamnya basah mencetak dengan jelas bentuk tubuhnya yang atletis, pria itu hanya memakai celana pendek sehingga bulu-bulu di kaki jenjangnya terlihat jelas bahkan udara yang sangat dingin begitu menusuk ditambah tidak memakai alas kaki. Kepalanya menengadah ke atas langit. Membiarkan ribuan rintik hujan itu menampar wajahnya. Matanya terpejam sejenak. Dari radius dua ratus meter tempatnya berdiri, ada sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi. Sudut bibirnya terangkat. Sepertinya seru, itu pikirnya. Tanpa berpikir panjang, ia melangkah pelan turun ke jalan aspal seperti orang yang tidak berminat untuk hidup. Dari arah kanan, mobil melaju begitu kencangnya tanpa melihat ada seorang yang berdiri di tengah jalan karena ribuan air itu menutupi kaca mobil sehingga sopir tidak mampu menatap dengan jelas. Selamat tinggal, dunia yang menyakitkan. Namun lima meter lagi saat mobil hendak menyentuh tubuhnya, tiba-tiba ada yang menarik pergelangan tangan pria itu dengan begitu cepat. Napasnya berburu kencang. "LO GAK WARAS?!" Perempuan bermata biru itu ... setidaknya itu yang Alvan lihat sebelum matanya benar-benar terutup.
Don't Love for DEVIL'S (HIATUS) by NursyifaAR0
19 parts Ongoing
"Rembulanku, kau akan kembali pada dekapanku.Aku pasti menemukanmu..!!" Pencarian seorang CEO terhadap wanita yg ia cintai selama bertahun tahun,kini tertuju pada seorang anak SMA culun berkacamata,cupu,dan sering di bully di sekolahnya. Pertemuannya dengan gadis itu adalah ketidaksengajaan dari sang sopir yang menabrak gadis tersebut saat pulang sekolah, dan bertanggung jawab dengan mengobati gadis itu dirumahnya. Saat gadis itu sadar dan mulai pulih,ia bergegas mengemasi barang barangnya dan ingin pergi dari rumah itu. "AAHHH....!!ini jam berapa..?ibu pasti marah kalo aku belum pulang,kaca-kacamata mana ya...!" BRUUKK..!! "Aduhh,Lula nabrak apaan ya..,gak keliatan soalnya,aduh kacamata Lula mana ya.." Sialnya, ia tak menemukan kacamatannya,dan penglihatannya menjadi buram,hingga akhirnya menabrak seorang CEO muda itu. Sekilas CEO itu memperhatikan gadis yang terjatuh di hadapannya dan menyadari sesuatu. "Hmm aku mengenali tanda itu" gumam Devan. Firasat yg kuat mengatakan ia telah menemukan kekasihnya,tapi ia sendiri tak yakin bahwa gadis tersebut adalah wanita yang ia cari saat ini. "Rey,gue minta lo awasi siswi SMA, dan cari tahu identitasnya.." "yaelah,,gimana caranya bjir,gue harus jadi mata mata gituh?" "Engga gitu juga bego,lu pura pura jadi siswa baru di SMA itu,dan lo harus jagain dia,lo harus ada di sisinya" "Hmm,menurut gue, lo ngira cewe SMA itu adalah cewek lo yg udah lama hilang?"haha gausah ngada ngada deh lo,mana mungkin anak SMA itu cewek lo,gila!" "Apakah benar gadis itu adalah wanita yg ia cari cari selama ini?"
THE CLIMB [Completed] by prlstuvwxyz
8 parts Complete
Cerita diprivate acak biar gak diacak-acakin. Follow dulu kalo mau baca secara lengkap (Humor-Teenfiction) "ngakak terus daritadi" "ceritanya mulai bikin baper euy, ada cerita yang relate banget lagi sama aku" "gue baper kadang ketawa kadang nangis, kadang dibilang mama 'kamu kenapa sih?' atau ga 'kamu chatan sama pacar ya?' padahal ga punya" "ya allah nyesek amat ya jadi lu" "ga tau harus tawa atau ikut sedih" "boljug caption ig" "gue yakin 100% yang buat cerita ini otaknya rada geser juga" "gue ga berenti ngakak kalo alip ngomong" "deg-deg an nih, kalo gue di posisi mereka" "jadi pengen kesitu" "kok lucu sih thor, gue ketawa mulu kalo baca story lu" "gue sedih sambil ngakak kayak orgil" "nah iya gue juga bingung kasih tau dong thor" Tentang Alyviah yang kepergok calon gebetan, sedang 'Bersolo Karir' di depan kipas angin ruang tamu rumahnya. Dan ketika Alyviah sedang melangsungkan 'Konser Tunggal' di dalam kamarnya, lagi-lagi ia kepergok. Misi tersulit Alyviah cuma satu, melelehkan es batu berjalan seperti Rafka si 'Anak Gunung'. Seperti kalian ketahui, karakter Anak Mapala atau Anak Gunung biasanya lebih mementingkan 'Dunia Alam' nya, ingin bebas, tidak mau terikat dengan apapun, tidak suka peraturan, dan berbagai karakter lainnya. Ya memang sih, Anak Mapala juga jadi incaran cewek-cewek di kampus karena mereka adalah sosok petualang. Kemungkinan perjuangan Alyviah akan seperti pendakian. Medannya terjal dan membuat kelelahan karena miring beberapa puluh derajat, tidak lurus, kadang licin, terjungkal, tersungkur, dan terjatuh. Namun, apakah akhir perjalanan Alyviah akan mendapati pemandangan yang indah? Terselip juga cerita tentang pendakian, ada beberapa gunung yang akan ditaklukkan. Mari mendaki---tertawa, sedih, kesal, kecewa, marah, baper bersama!
You may also like
Slide 1 of 10
Liberosis cover
Night Has Change~ cover
After J (Complete) cover
REWRITTEN | END cover
Haters and Lovers of Rain [END] cover
Don't Love for DEVIL'S (HIATUS) cover
rain untuk senja cover
Alena, Si Gadis Hujan cover
Nay Hujan di Bulan Juni cover
THE CLIMB [Completed] cover

Liberosis

29 parts Ongoing

"Kamu emang anak yang gak berguna! Saya menyesal sudah membesarkan kamu! Apa yang bisa saya banggakan? Gak ada!" "Memang gak ada! Gak ada yang bisa Papa banggain dari aku. Meskipun aku udah berjuang selama ini, itu semua gak ada artinya untuk Papa!" "Anak kurang ajar!" PLAK! Di tengah derasnya guyuran hujan, pria belasan tahun itu melangkah tertatih-tatih dengan darah yang mengucur dari pelipisnya. Wajahnya penuh lebam, sudut bibirnya robek, menyisakan rasa perih yang begitu luar biasa ketika bercampur dengan air hujan. Ia berjalan tak tentu arah di pinggir trotoar, kaos hitamnya basah mencetak dengan jelas bentuk tubuhnya yang atletis, pria itu hanya memakai celana pendek sehingga bulu-bulu di kaki jenjangnya terlihat jelas bahkan udara yang sangat dingin begitu menusuk ditambah tidak memakai alas kaki. Kepalanya menengadah ke atas langit. Membiarkan ribuan rintik hujan itu menampar wajahnya. Matanya terpejam sejenak. Dari radius dua ratus meter tempatnya berdiri, ada sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi. Sudut bibirnya terangkat. Sepertinya seru, itu pikirnya. Tanpa berpikir panjang, ia melangkah pelan turun ke jalan aspal seperti orang yang tidak berminat untuk hidup. Dari arah kanan, mobil melaju begitu kencangnya tanpa melihat ada seorang yang berdiri di tengah jalan karena ribuan air itu menutupi kaca mobil sehingga sopir tidak mampu menatap dengan jelas. Selamat tinggal, dunia yang menyakitkan. Namun lima meter lagi saat mobil hendak menyentuh tubuhnya, tiba-tiba ada yang menarik pergelangan tangan pria itu dengan begitu cepat. Napasnya berburu kencang. "LO GAK WARAS?!" Perempuan bermata biru itu ... setidaknya itu yang Alvan lihat sebelum matanya benar-benar terutup.