Ensiklopedi Warna

Ensiklopedi Warna

  • WpView
    Reads 579
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 12, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
For some people, Warna hanyalah sebuah pelengkap. Dimana dengan warna, seseorang bisa membedakan sesuatu dengan mudah. Contohnya, menunjuk dua orang yang duduk bersama. Dengan warna seseorang yang lain bisa menunjuk dengan mudah siapa yang dia maksud. Untuk beberapa orang lainnya, Warna ada, hanya untuk penghias. Mereka hanya untuk membuat sesuatu menjadi lebih indah dan enak untuk dipandang. Warna hanya dijadikan penyelaras agar sesuatu punya nilai estetika sendiri. Sedangkan ada sebagian yang lain, Menganggap warna adalah sesuatu yang digunakan untuk mengungkapkan apa yang sedang mereka rasakan. Kita dibuat untuk menerka apa yang sedang terjadi dalam diri mereka. Selain itu, warna bisa membuat seseorang bisa menyampaikan pikirannya dengan baik. Sequelnya Proyek Hati? #Maybe... Update sesuka hati. Let's enjoy it...
All Rights Reserved
#39
anggi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEGITIGA SAMA KAKI
  • Mianhae
  • Let Me Be The One  ✅
  • Derena
  • Lovakarta
  • TRIANGLE (TAMAT)
  • (Re) - Married (completed)
  • RUANG HAMPA (terbit)

SINOPSIS Ini kisah tentang rasa yang menjadi tabu, karena banyak hal yang tak satu. Tentang nyawa-nyawa yang berbagi salah satu jenis rasa, tentang satu rasa dari tiga yang tak sama. Ini tentang mereka. Satu gadis yang senyumnya terbuka, dalam setelan rapat berwarna tak pernah cerah. Tentang si gadis yang matanya tak pernah redup di petang mereka, yang tak padam layaknya warna gamisnya. Hangat yang dipancarkan, mengalahi aroma bubur ayam yang biasa menjadi penutup hari ketiganya. Itu, pula dua yang lain dari masing-masing yang tak sama, membentuk jalinan dari suatu kejadian. Pun sejak itu, sehari saja tak pernah diizinkan lewat tanpa warna. Mereka memegang rasa bak polesan kuas, membentuk rupa dalam beda. Ketulusan dalam bangunannya berbatas pada aturan Pemilik Ketetapan. Tak apa, ini mengenai sebuah angin yang berubah badai dalam menerjang dinding rasa yang terlampau kuat, menjadikan runtuh karena perbelokan sudut pandang. Satu sisi, mutlak tak boleh saling menyalahi, sebab tak ada yang melanggar aturan main Sang Pemilik Aturan di sini. Sungguh. Ini kisah mereka, tiga nama pencipta sudut dalam sebentuk bangun berisi status dalam makna, tanpa nama, yang akan terurai dalam lembar berikutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines