Story cover for Regret by Tribuanakusuma
Regret
  • WpView
    LECTURAS 109
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 7
  • WpView
    LECTURAS 109
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 7
Continúa, Has publicado may 12, 2018
Hidup terkadang penuh dengan penyesalan, dan terkadang kita ingin memutar waktu untuk memperbaiki kesalahan kita dimasa lalu. Tapi itu pasti tidak akan bisa terjadi, karena ini sudah menjadi takdir. Aku hanya ingin memiliki kesempatan untuk melakukan segala hal dengan keinginan hati ku tanpa harus takut pada resiko yang akan ku dapat dari pilihanku tersebut. Aku tidak ingin lalai disaat ini dan siapa tau aku tidak akan menyesal dimasa depan karena mengikuti kata hatiku itu. Mau kah kau ikut merasakan penyesalan ku? dan membantuku agar tidak lalai agar aku tidak menyesal.... kumohon dengarlah dan rasakan. Jebal👀
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Regret a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#225regret
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Jovanka dan Abang Kembar de LeenooYed
65 partes Continúa
Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Full Of Scratches cover
He's Mine | Haechan ✔️ cover
Forbidden relationship (00-01line)✔️ cover
My Memories cover
Love In Trouble : Harsa | HAECHAN ✔️ cover
Regret cover
Second Choice? cover
We're destined to met, not to united. cover
F A T E |NA Jaemin| cover
Jovanka dan Abang Kembar cover

Full Of Scratches

21 partes Continúa

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *