The Dark Woman

The Dark Woman

  • WpView
    Membaca 44
  • WpVote
    Vote 9
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jul 6, 2018
'Bugh' Aku dan adikku terjatuh. "Kak..Rara jatuhin adiknya,"terdengar suara teriakan di belakangku. Sontak aku langsung menoleh ke sumber suara. Alih-alih mendiamkan adikku yang menangis,aku malah dituduh mencelakai adikku. Terdengar langkah kaki mendekat. Jantung ku berdegup kencang. Aku mulai ketakutan. 'Bugh..' Tubuhku menabrak sisi ujung lemari dan menyisahkan luka lebam di pipi ku. Air mataku mengalir. Hatiku sakit. Retak menembus dalam. Menolak kenyataan bahwa papa ku lebih mempercayai dia dibandingkan anaknya sendiri. Lebih mempercayai orang yang sudah menghancurkan hidup anaknya. Dan..aku adalah korbannya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#61
woman
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • jangan percaya seseorang
  • ADARA [REVISI]
  • VIERRA'S SECOND LIFE
  • AUDREY
  • Tidak ada yang pernah mendengar teriakku
  • Home?
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Full Of Scratches
  • Hate Me Past, Not Now

Tiga tahun lalu, aku melakukan kesalahan terbesar dalam hidupku-aku menghancurkan hati seseorang yang paling tulus mencintaiku. Namanya Ellen. Dia segalanya. Tapi waktu itu, aku memilih orang lain... dan melepas satu-satunya orang yang seharusnya aku jaga. Kini, dia telah bahagia bersama yang lain, sementara aku? Masih terjebak dalam bayangannya. Dalam penyesalan yang diam-diam membunuhku setiap malam. Saat aku memutuskan untuk tinggal sementara di rumah kakek dan nenekku yang sepi, segalanya mulai terasa aneh. Rumah itu terlalu tenang. Terlalu dingin. Ada suara-suara yang muncul ketika semua sudah tidur. Ada bayangan yang muncul saat aku berpikir tentang Ellen. Aku tahu ini mungkin cuma rasa bersalah... tapi semakin lama, rasanya semua ini lebih dari sekadar ilusi. Apakah masa lalu benar-benar bisa menghantui seseorang? Atau ini cara semesta mengingatkanku-bahwa aku telah menyia-nyiakan seseorang yang tak akan pernah kembali? "Jangan Percaya Seseorang" bukan hanya kisah cinta biasa. Ini tentang penyesalan yang tak bisa ditebus. Tentang seseorang yang berusaha menebus dosa kepada cinta pertamanya. Dan tentang bisikan-bisikan malam yang terdengar seperti suara seseorang yang dulu pernah mencintaimu... tapi kini tak lagi manusia. Jika kamu pernah menyakiti seseorang yang tulus... cerita ini akan terasa sangat dekat.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan