Cerita Para Pecundang

Cerita Para Pecundang

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 2, 2025
Nama "Pecundang" sudah tidak asing lagi bagi seantero sekolah Angkasa. Terkhusus dan terspesial kepada yang terhormat Dovian Salim, "Pecundang" terpopuler di kalangan pecundang lainnya. Bukan karena banyak fans. Tapi karena banyaknya pentolan-pentolan sekolah menjadikannya sebagai hewan peliharaan. Bagi sekolah ini, "Barang siapa yang memiliki 'Pencundang' terpatuh, maka dia adalah penguasa" Namun, Ini bukan soal siapa yang menjadi siapa. Tapi ini tentang merebut kembali kehidupan. 📌Don't copy and share without permission❕ 30.04.18 ©Gadisbuchori
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • My Girlfriend, Not Just A Beauty (TAMAT)
  • Demigod Camp [ TREASURE 13 ]
  • SeKalya
  • don't get into the trap
  • Fighting School App
  • I'M ANTAGONIS [END]
  • Cakrawala Tertukar
  • "Sekolahku Kaya Anime, Tapi Gak Ada Logikanya"

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines