Kursi Hujan

Kursi Hujan

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 12, 2018
Hubungan persahabatan erik yang semula nya baik kini menjadi hancur dikarenakan latar belakang kehidupan erik yang sangat bertolak belakang kan dengan ke 4 kawan lainya. Keterbelakangan hidup erik itu ialah kehidupan di dalam keluarga erik yang sangat begitu spritualisme dalam hal² yang berkaitan dengan "gaib". Hal ini, sangat bertolak belakang kan dengan ke 4 kawan nya dan kawan nya pun tidak suka dengan sikap erik dan keluarga erik dalam hal tersebut dan melakukan pertentangan. Hal ini, merupakan masalah yang sangat besar bagi mereka tersebut. Dalam satu sisi erik memanglah hidup didalam jalur tersebut disisi lain ia memang sudah sangat dekat dan akrab kepada kawan-kawannya. Masalah besar ini juga ikut mengadili para keluarga setiap orang dr mereka tersebut. Jadi, seluruhnya ikut andil dalam masalah ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menolak Lupa
  • Persahabatan Yang Hancur(PYH)
  • love in you
  • Four Trails One Story
  • HANCURNYA HATI KARENA CINTA
  • KARENA KAMU
  • with Friend (END)
  • Azkar
  • Throwback Time [END]

Kisah dimana seorang teman mengenal rasanya sakiti hati, kesedihan, kekecewaan, kekesalan terhadap teman dekatnya, dimana hal seperti ini tak terbayangkan olehnya akan terjadi pada dia dan sahabatnya. Dari situ dia belajar bagaimana dirinya bisa keluar dari zona kenaifannya dan mengerti bagaimana belajar menjadi seorang yang egois, karena pada dasarnya pepatah orang dulu itu benar adanya kalau " teman bisa jadi lawan ". Namun satu sisi, dia diciptakan tuhan dengan hati yang lembut, dia sulit menjadi orang jahat, dia tidak bisa menjadi seperti orang lain, dia menjalani hidup mdengan caranya. caranya hidup adalah menerima semuanya, memendam semuanya sendiri lalu melupakannya seiring waktu berjalan. begitu naif, namun inilah yang membuatnya nampak spesial, tuhan adil dalam segala hal dan dia senang menjalani hidup ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines